Taipan Thailand Tawar Crystal Palace, Ini Banderolnya

Kompas.com - 15/05/2019, 19:14 WIB
James McArthur dan Kevin De Bruyne mencoba menyundul bola pada pertandingan Crystal Palace vs Manchester City dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Selhurst Park, 14 April 2019. AFP/ADRIAN DENNIS James McArthur dan Kevin De Bruyne mencoba menyundul bola pada pertandingan Crystal Palace vs Manchester City dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Selhurst Park, 14 April 2019.


BANGKOK, KOMPAS.com - Usai perhelatan Liga Primer musim 2018-2019, perjalanan klub masih terus berlangsung.

Ambil contoh Crystal Palace. Klub asal Selhurst, London Selatan ini tengah dalam proses penawaran oleh seorang taipan asal Thailand.

Taipan itu tak lain adalah Thaksin Shinawatra. Lelaki yang kekayaan bersihnya per 2019 tercatat mencapai angka 1,9 miliar dollar AS itu tertarik memiliki klub berjulukan The Eagles itu.

Baca juga: Roy Hodgson Tegaskan Zaha Bahagia di Crystal Palace

Laman bangkokpost.com, kemarin, menulis, Thaksin tengah melangsungkan negosiasi terkait harga, manajemen, dan ikhwal detail lainnya.

"Banderolnya 150 juta poundsterling dan menurut rencana bakal dicapai kata sepakat pada pekan depan," kata mantan presiden klub Liga 1 Thailand Chiangrai United, Miti Tiyapairat di Bangkok.

Kalau tak ada aral melintang, Miti bakal menjadi eksekutif di Crystal Palace. Syaratnya, kesepakatan itu terwujud.

Thaksin

Nama Thaksin Shinawatra memang telanjur sohor. Bapak tiga anak itu pernah menjadi Perdana Menteri (PM) Thailand pada 2001-2006.

Thaksin pernah membeli klub Inggris Manchester City pada 2007.

Setahun kemudian, klub berjulukan The Citizens itu dijual ke Sheik Mansour dari Uni Emirat Arab.

Sebelum membeli City, saudara lelaki dari mantan PM Thailand Yingluck Shinawatra ini sempat disebut-sebut ingin menjadi pemilik Fulham dan Liverpool.

Saat ini Thaksin hidup di dalam pengasingan. Ia kini menjalankan bisnis investasi.

Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra (kiri) dan Yingluck ShinawatraBloomberg/EPA Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra (kiri) dan Yingluck Shinawatra

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X