Penyebab Kegagalan PSG di Liga Champions

Kompas.com - 15/05/2019, 18:22 WIB
Kylian Mbappe dan Edinson Cavani tampil gemilang pada pertandingan PSG vs Guingamp di Parc des Princes dalam lanjutan Ligue 1 Liga Perancis, 19 Januari 2019. AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULAT Kylian Mbappe dan Edinson Cavani tampil gemilang pada pertandingan PSG vs Guingamp di Parc des Princes dalam lanjutan Ligue 1 Liga Perancis, 19 Januari 2019.

KOMPAS.com - Kegagalan Paris Saint-Germain (PSG) yang terus berulang di Liga Champions, dinilai akibat tak adanya lawan sepadan di Liga Perancis.

Pendapat itu dilontarkan legenda sepak bola Perancis yang juga mantan pemain klub tersebut, Youri Djorkaeff.

Meski sudah diperkuat pemain bintang berharga mahal, PSG selalu kesulitan saat tampil di Liga Champions.

Mereka tak pernah mampu melewati perempat final. Pada dua musim terakhir, PSG bahkan selalu tersingkir di perdelapan final.

Baca juga: PSG Siapkan Dana Besar Untuk Trio Madrid

"Mereka yang terbaik di liga di mana mereka tidak memainkan banyak pertandingan besar," kata Djorkaeff kepada Omnisport.

"Tanpa memandang remeh Marseille, Lyon atau Lille, kompetisi tidak menakutkan bagi PSG. Di Eropa itu tidak berjalan baik," lanjutnya.

Legenda Inter Milan asal Perancis, Youri DjorkaeffNUGYASA LAKSAMANA/KOMPAS.com Legenda Inter Milan asal Perancis, Youri Djorkaeff

Selama beberapa musim terakhir, PSG tampil begitu dominan di Perancis. Mereka tak cuma menjuarai Ligue 1, tapi juga Piala Perancis dan Piala Liga.

Namun untuk tahun ini, dua piala terakhir gagal diraih Kylian Mbappe cs.

Atas dasar itu, Mbappe menilai klub harus melakukan beberapa perubahan, terutama mengevaluasi kembali kontribusi orang-orang yang ada di klub.

"Saya berbicara tentang pemain, rombongan, dan staf. Pada tahap tertentu Anda perlu menempatkan orang-orang yang ingin berada di sana dan membantu peningkatan klub," kata Djarkaeff yang memperkuat PSG pada 1995-1996 itu.

Baca juga: PSG Bantah Kabar Perselisihan Neymar dengan Rekan Setimnya

"Liga Champions adalah pengalaman belajar setiap tahun. Masalah yang dihadapi Paris Saint-Germain adalah mereka membuat kesalahan yang sama setiap tahun," pungkas Djorkaeff.




Close Ads X