Maurizio Sarri Keluhkan Partai Amal Chelsea Jelang Final Liga Europa

Kompas.com - 13/05/2019, 05:20 WIB
David Zappacosta melompati James Maddison pada laga Leicester City vs Chelsea di Stadion King Power dalam lanjutan Liga Inggris, 12 Mei 2019. AFP/DANIEL LEAL-OLIVAS David Zappacosta melompati James Maddison pada laga Leicester City vs Chelsea di Stadion King Power dalam lanjutan Liga Inggris, 12 Mei 2019.

KOMPAS.com - Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, mengeluhkan jadwal padat yang akan dihadapi timnya hingga final Liga Europa melawan Arsenal.

Sebelum menghadapi Arsenal dalam laga final Liga Europa di Baku Olympic Stadium pada 29 Mei 2019, Chelsea akan menjalani partai amal melawan New England Revolution di Boston, Amerika Serikat.

Baca juga: Daftar Top Skor Liga Inggris, Salah, Mane, Aubameyang Catat 22 Gol

Pertandingan amal tersebut akan diselenggarakan pada 15 Mei 2019, dan Sarri menganggap jadwal itu cukup menganggu waktu istirahat tim asuhannya jelang final Liga Europa.

"Semua pemain akan datang ke Boston. Kami harus berupaya menyembuhkan (N'Golo) Kante," ujar Sarri seusai laga pekan terakhir Liga Inggris 2018-2019 melawan Leicester City, Minggu (12/5/2019). 

"Pemain-pemain (yang cedera lainnya) seperti (Antonio) Ruediger, (Callum) Hudson-Odoi, dan gary Cahill tak ada kesempatan, sangat sulit. Kami harus menghindari insiden cedera saat di Boston nanti," tutur dia.

Pada Jumat (10/5/2019) lalu, Sarri sudah mengeluhkan persoalan partai amal ini. Ia menilai bahwa para pemain Chelsea belum istirahat.

"Saya tahu betul bahwa tim saya saat ini butuh istirahat. Jadi, ini bukan cara terbaik dalam mempersiapkan laga final," tutur Sarri.

Maurizio Sarri tampak memberi instruksi kepada Davide Zappacosta pada pertandingan Chelsea vs Eintracht Frankfurt dalam semifinal Liga Europa di Stadion Stamford Bridge, 9 Mei 2019. AFP/OLIVER GREENWOOD Maurizio Sarri tampak memberi instruksi kepada Davide Zappacosta pada pertandingan Chelsea vs Eintracht Frankfurt dalam semifinal Liga Europa di Stadion Stamford Bridge, 9 Mei 2019.

Sarri berpendapat bahwa para pemain butuh masa istirahat setelah dari Boston. Oleh karena itu, dia akan berdiskusi dengan staf fisik dan dokter klub untuk menyiapkan program.

Para pemain, kata Sarri, membutuhkan waktu tiga sampai empat hari untuk istirahat total. Tak hanya dari segi fisik, tetapi hal lebih utama yakni menyangkut mental.

Baca juga: Man United Vs Cardiff, Setan Merah Tersungkur di Kandang

"Saya tidak terlalu mengkhawatirkan sisi fisik. Satu hal yang lebih sulit pulih adalah mental, karena dalam laga seperti final, biasanya butuh banyak energi, lalu tentunya level Anda turun. Tak selalu mudah untuk menaikannya kembali."

Chelsea sendiri mengakhiri Liga Inggris 2018-2019 dengan menempati peringkat ketiga klasemen dan mengemas 72 poin.




Close Ads X