Klopp: Biaya Hotel Biasanya Rp 1,8 Juta Naik Rp 50,3 Juta, Gila!

Kompas.com - 11/05/2019, 09:00 WIB
Rute perjalanan London, Inggris ke Baku, Azerbaijan yang harus ditempuh pendukung Chelsea dan Arsenal yang ingin saksikan langsung final Liga Europa pada 29 Mei mendatang.BBC Rute perjalanan London, Inggris ke Baku, Azerbaijan yang harus ditempuh pendukung Chelsea dan Arsenal yang ingin saksikan langsung final Liga Europa pada 29 Mei mendatang.

KOMPAS.com - Pelatih Liverpool Juergen Klopp ikut bersuara seputar mahalnya biaya hotel di Baku, Azerbaijan, saat final Liga Europa mendatang.

Mempertemukan dua klub London, Chelsea vs Arsenal, final Liga Europa akan berlangsung di Stadion Olimpiade, Baku, pada 29 Mei 2019.

Selain jauh dari Inggris, biaya hotel di Baku saat hari-hari jelang final dilaporkan melonjak sangat drastis.

"Saya mendengar kamar yang biasanya 100 poundsterling (sekitar Rp 1,8 juta) naik menjadi 2.700 poundsterling (sekitar Rp 50,3 juta)? Gila!" ujar Klopp.

Klopp mengaku bisa memahami keputusan UEFA memilih Baku.

Namun, ia menilai bahwa membiarkan biaya akomodasi melonjak bukanlah tindakan bertanggung jawab.

Baca juga: Final Liga Europa, Fan Chelsea-Arsenal Harus Tempuh Perjalanan Jauh

Menurut Klopp, kota-kota yang menjadi lokasi final Liga Europa dan Liga Champions, seharusnya mampu memotong biaya akomodasi.

Ia kemudian membandingkan Baku dengan Madrid, kota penyelenggara final Liga Champions yang akan mempertemukan Tottenham Hotspur dan Liverpool.

"Kami akan ke Madrid dan pemerintah di sana akan mempersiapkan kedatangan 200.000 suporter dari Inggris. Mereka sudah terbiasa melakukannya," ujar Klopp.

"Tapi Baku? saya sendiri tidak tahu cara ke sana. Apakah ada penerbangan rutin ke sana?" kata pria asal Jerman itu.




Close Ads X