Andriy Shevchenko Ingin Jadi Pelatih AC Milan

Kompas.com - 09/05/2019, 17:00 WIB
Mantan pemain AC Milan, Andriy Shevchenko, turut menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi negatif mantan klubnya.GENYA SAVILOV/AFP Mantan pemain AC Milan, Andriy Shevchenko, turut menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi negatif mantan klubnya.

KOMPAS.com - Mantan striker andalan AC Milan, Andriy Shevchenko (42 tahun), menyimpan hasrat untuk menangani Rossoneri pada masa mendatang.

Setelah pensiun sebagai pemain pada 2012, Shevchenko kemudian menjajal karier sebagai pelatih. Saat ini, dia sedang menangani tim nasional Ukraina.

Kini, ia mengaku tertarik untuk melatih mantan klubnya tersebut, seperti yang telah dilakukan sejumlah eks rekan setimnya, yakni Clarence Seedorf, Filippo Inzaghi, dan Gennaro Gattuso.

"Milan adalah klub yang sudah menjadi bagian dari hidup saya. Meski demikian, saya kini sedang sibuk dengan timnas Ukraina, dan Gattuso juga sudah melakukan tugasnya (di AC Milan) dengan baik," ujar Shevchenko kepada DAZN.

"Namun, tentunya saya ingin melatih Milan pada suatu hari nanti karena saya sangat erat dengan mereka, dengan para fans, dan para rekan setim. Mungkin, nanti ada masanya saya melatih Milan," tutur dia.

Andriy SHevchenko (kanan) dan Clarence Seedorf saat masih sama-sama membela AC Milan.AFP/PACO SERINELLI Andriy SHevchenko (kanan) dan Clarence Seedorf saat masih sama-sama membela AC Milan.

Saat masih menjadi pemain AC Milan, Shevchenko tergolong sukses karena sanggup mempersembahkan berbagai prestasi bergengsi.

Ia mampu menyumbangkan 175 gol dari 322 pertandingan di berbagai kompetisi, serta berkontribusi meraih sejumlah gelar juara, di antara Liga Italia dan Liga Champions.

Sementara itu, pelatih AC Milan saat ini, Gattuso, sedang dalam posisi yang kurang meyakinkan. Rossoneri kini berada di posisi kelima dan terancam gagal ikut Liga Champions musim depan.

Baca juga: Ketut Dapat Latihan Khusus dari Pelatih Jelang Piala Sudirman 2019

Mereka harus bekerja keras merebut posisi ke-4 klasemen Liga Italia dari Atalanta untuk dapat mengikuti kualifikasi Liga Champions.

AC Milan masih memiliki peluang tersebut dengan memaksimalkan tiga pertandingan yang tersisa di kancah domestik.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X