Hubungan Rizky dan Mahrez Gambarkan Simpati Inggris pada Korban Palu

Kompas.com - 09/05/2019, 16:40 WIB
Rizky, korban gempa Palu, bertemu Riyad Mahrez, 6 Juni 2019. BBCRizky, korban gempa Palu, bertemu Riyad Mahrez, 6 Juni 2019.
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada sekitar akhir September 2018, gempa berkekuatan besar mengguncang Palu, Sulawesi Tengah.

Ribuan orang menjadi korban, baik meninggal dunia maupun luka-luka. Salah satunya Muhammad Rizky (13).

Saat gempa menghantam Palu, Rizky sedang berada di sebuah warung internet untuk menonton siaran ulang yang menampilkan laga klub favoritnya, Manchester City.

Warung internet tempatnya menonton kemudian ambruk. Beruntung, tidak seluruh tubuhnya tertimpa reruntuhan.

Pada awal Mei 2019, Rizky dengan ditemani ayahnya diundang datang dan menyaksikan langsung pertandingan Man City vs Leicester City di Stadion Etihad. Ia kembali ke Tanah Air pada Rabu (8/5/2019).

Uniknya, pengalaman hidup yang dialami Rizky membuat Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste, Moazzam Malik tertarik untuk bertemu. Rizky kemudian datang ke kantor Moazzam di Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Baca juga: Kisah Rizky, Bocah Korban Gempa Palu, Tonton Man City dan Jumpa Mahrez

"Saya dengar cerita tentang mas Rizky dan jadi sangat berminat untuk bertemu dia setelah balik dari Inggris.Rizky dan banyak orang Indonesia adalah pecinta klub sepak bola Inggris," kata Moazzam.

Muhammad Rizky (13), bocah korban Gempa Palu yang diundang ke markas Manchester City, saat datang memenuhi undangan bertemu dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN dan Timor Leste, Moazzam Malik di Jakarta, Kamis (9/5/2019).Kompas.com/Alsadad Rudi Muhammad Rizky (13), bocah korban Gempa Palu yang diundang ke markas Manchester City, saat datang memenuhi undangan bertemu dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN dan Timor Leste, Moazzam Malik di Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Menurut Moazzam, hubungan interaksi antara Rizky dan Mahrez membuktikan bahwa sepak bola adalah salah satu kegiatan yang bisa menyatukan seluruh bangsa di dunia.

Moazzam menilai perasaan yang dialami Mahrez setelah melibat Rizky, menggambarkan perasaan warga Inggris secara keseluruhan atas bencana yang terjadi di Ibu Kota Sulawesi Tengah itu.

Baca juga: Bournemouth Vs Man City, Gol Riyad Mahrez Jadi Penentu

"Cerita Rizky saat dia menderita akibat bencana alam, ada pesan inspirasi dari Riyad Mahrez, dan ada ratusan bahkan ribuan yang merasa sedih saat melihat bencana alam di Palu," ujar Moazzam.

Secara kebetulan, Indonesia dan Inggris baru saja merayakan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Menurut Moazzam, di usia hubungan diplomatik yang ke-70 tahun ini, sudah seharusnya kerja sama yang terbangun tak cuma sebatas antar sesama kalangan pemerintah, sesama pebisnis, atau antar sesama peneliti, tapi juga sesama warga negara.

"Saya kira kejadian seperti ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di dunia yang saling terkait kita harus saling memperhatikan apa yang terjadi di suatu tempat. Perasaan Riyad Mahrez ke Rizky adalah contoh bagaimana perasaan yang dialami orang-orang di Inggris atas apa yang terjadi di Indonesia," pungkas Moazzam.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X