Ketika Legenda Inggris Tunjuk Fakhri Husaini Latih Garuda Select...

Kompas.com - 04/05/2019, 11:16 WIB
Fakhri Husaini memberikan pengarahan kepada para pemain Garuda Select usai latihan di kawasan Universitas Aston, Birmingham, Inggris, Jumat (3/5/2019). ALOYSIUS GONSAGA ANGI EBO/KOMPAS.comFakhri Husaini memberikan pengarahan kepada para pemain Garuda Select usai latihan di kawasan Universitas Aston, Birmingham, Inggris, Jumat (3/5/2019).

Laporan langsung wartawan Kompas.com, Aloysius Gonsaga Angi Ebo dan Eris Eka Jaya, dari Inggris. 

KOMPAS.com - Fakhri Husaini mendapat kepercayaan menangani tim Garuda Select saat melawan Leicester City U-17 pada Senin (6/5/2019) nanti.

Pelatih Timnas U-18 Indonesia tersebut sudah memulai persiapan sejak Jumat (3/5/2019) dengan langsung memimpin latihan tim di kawasan Universitas Aston, Birmingham, Inggris.

Hal tersebut tentu saja cukup mengejutkan karena selama ini, Garuda Select dibesut oleh duet mantan pemain Timnas Inggris, Dennis Wise dan Des Walker.

Menurut Fakhri, ada kemungkinan hal tersebut terkait persiapan Timnas U-18 menghadapi Piala AFF U-18 pada paruh kedua tahun ini.

Baca juga: Fakhri Pimpin Garuda Select untuk Laga Vs Leicester City

"Sebenarnya saya ke sini hanya untuk memantau pemain. Namun, kemudian saya ditunjuk untuk menangani tim menghadapi Leicester," ujar Fakhri saat dikonfirmasi soal dirinya yang menangani tim dalam laga nanti.

"Mungkin juga Dennis Wise berpikir ada beberapa pemain Garuda Select yang akan ikut seleksi timnas sehingga mereka harus bisa beradaptasi dengan gaya kepelatihan saya dan juga pola saya."

Lantaran diberi kepercayaan penuh untuk menangani tim saat melawan Leicester, Fakhri memastikan bakal ada perubahan pola.

Jika selama ini Garuda Select memakai formasi 3-5-2, Fakhri akan mengubahnya menjadi 4-3-3 yang menjadi pakem andalannya.

Baca Juga: Ini Perkembangan Garuda Select Selama di Inggris

"Mereka sudah hampir dua tahun lebih bersama saya, jadi sebenarnya tanpa saya mendampingi mereka melawan Leicester pun tidak masalah, termasuk adanya perubahan pola," ucap Fakhri. 

"Bagi saya, pemain hebat itu harus bisa cepat beradaptasi dengan perubahan yang terjadi, entah itu pelatih atau formasi," ujarnya.

Fakhri juga sudah memastikan bahwa perubahan tersebut sudah diketahui oleh Dennis dan Walker.

Hal ini dilakukan supaya tidak terjadi salah paham karena Fakhri tak ingin ada kesan dirinya mengintervensi tim.

Baca Juga: Fakhri Husaini Komentari Performa Garuda Select Saat Vs Arsenal U-16

"Saya sudah mengatakan kepada Dennis Wise bahwa jangan sampai seolah-olah saya ke sini untuk mengintervensi tim ini," kata mantan gelandang Timnas Indonesia itu. 

"Ternyata dia yang memberikan kesempatan kepada saya dan terutama untuk pemain mempersiapkan diri dalam beradaptasi dengan timnas U-18," ungkap Fakhri.

Memang, skuad Garuda Select didominasi pemain besutan Fakhri saat menjuarai Piala AFF U-16 2018.

Kini, Fakhri mendapat kepercayaan menangani Timnas U-18 yang akan menghadapi Piala AFF U-18 di Vietnam pada paruh kedua 2019 sehingga dia memantau mantan anak asuhnya tersebut karena sejumlah besar dari mereka akan mengikuti seleksi.

Untuk laga terdekat, Garuda Select akan menghadapi Leicester City U-16 pada Senin (6/5/2019) dan Chelsea U-16 pada Sabtu (11/5/2019). Laga tersebut bisa disaksikan secara langsung via www.supersoccer.tv.

Fakhri Husaini memimpin latihan Garuda Select usai latihan di kawasan Universitas Aston, Birmingham, Inggris, Jumat (3/5/2019).ALOYSIUS GONSAGA ANGI EBO/KOMPAS.com Fakhri Husaini memimpin latihan Garuda Select usai latihan di kawasan Universitas Aston, Birmingham, Inggris, Jumat (3/5/2019).

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Respons Robertson soal Liverpool yang Kian Bobrok Usai Dibekuk Chelsea

Respons Robertson soal Liverpool yang Kian Bobrok Usai Dibekuk Chelsea

Liga Inggris
Timnas U23 Indonesia Vs Tira Persikabo, Shin Tae-yong Sebut Kekurangan Garuda Muda

Timnas U23 Indonesia Vs Tira Persikabo, Shin Tae-yong Sebut Kekurangan Garuda Muda

Sports
Timnas U23 Indonesia Vs Tira Persikabo, Fisik Anak Asuh Shin Tae-yong Dipuji

Timnas U23 Indonesia Vs Tira Persikabo, Fisik Anak Asuh Shin Tae-yong Dipuji

Liga Indonesia
Olimpiade Tokyo, Alternatif Tanpa Penonton Asing Mengemuka

Olimpiade Tokyo, Alternatif Tanpa Penonton Asing Mengemuka

Sports
Olimpiade Tokyo, Ada Alih Fungsi Penggunaan Perkampungan Atlet

Olimpiade Tokyo, Ada Alih Fungsi Penggunaan Perkampungan Atlet

Sports
Olimpiade Tokyo, Penyelenggara Sudah Siapkan Solusi Terbaik

Olimpiade Tokyo, Penyelenggara Sudah Siapkan Solusi Terbaik

Sports
Ozan Kabak Ikutan Cedera, Juergen Klopp Makin Pusing

Ozan Kabak Ikutan Cedera, Juergen Klopp Makin Pusing

Sports
David de Gea Absen demi Anak, Dean Henderson Siap Unjuk Gigi

David de Gea Absen demi Anak, Dean Henderson Siap Unjuk Gigi

Liga Inggris
Hasil Timnas U23 Indonesia Vs Tira Persikabo - Garuda Muda Gemilang di Uji Coba Perdana

Hasil Timnas U23 Indonesia Vs Tira Persikabo - Garuda Muda Gemilang di Uji Coba Perdana

Liga Indonesia
Bertahan di Persib, Erwin Ramdani Siap Kerja Lebih Keras demi Menit Bermain

Bertahan di Persib, Erwin Ramdani Siap Kerja Lebih Keras demi Menit Bermain

Liga Indonesia
Loris Capirossi: Valentino Rossi Sudah Lupa Berapa Umurnya Sekarang

Loris Capirossi: Valentino Rossi Sudah Lupa Berapa Umurnya Sekarang

Motogp
Timnas U22 Indonesia Vs Tira Persikabo, M Rafli Tambah Keunggulan Garuda Muda

Timnas U22 Indonesia Vs Tira Persikabo, M Rafli Tambah Keunggulan Garuda Muda

Sports
Banjir Kejadian Kontroversial, IFAB Perjelas Peraturan Handball

Banjir Kejadian Kontroversial, IFAB Perjelas Peraturan Handball

Sports
Olimpiade Tokyo, Alasan Atlet Tak Bisa Lagi Menunggu

Olimpiade Tokyo, Alasan Atlet Tak Bisa Lagi Menunggu

Sports
Gelandang Bayern Jelang Der Klassiker: Dortmund Selalu Jadi Lawan Terberat

Gelandang Bayern Jelang Der Klassiker: Dortmund Selalu Jadi Lawan Terberat

Bundesliga
komentar di artikel lainnya
Close Ads X