Kompas.com - 01/05/2019, 20:46 WIB
Bek Chelsea, David Luiz, merayakan golnya seusai membobol gawang Liverpool di Anfield pada 31 Januari 2017.  
PAUL ELLIS / AFPBek Chelsea, David Luiz, merayakan golnya seusai membobol gawang Liverpool di Anfield pada 31 Januari 2017.

KOMPAS.com - Bek Chelsea, David Luiz, mengatakan bahwa ia menyukai filosofi Maurizio Sarri dalam melatih sepak bola.

“SarriBall” adalah frasa yang sering digunakan beberapa pengamat sepak bola untuk menjelaskan skema taktik Sarri.

Pemain asal Brasil itu percaya bahwa filosofi yang dibawa pelatih asal Italia tersebut adalah cara sepak bola yang ia kehendaki untuk dimainkan.

Luiz menyebut banyak yang berubah dari metode latihan sejak Sarri menangani The Blues. Ia juga menikmati kesuksesan metode itu dengan menjalani 18 pertandingan pertama mereka di semua ajang dengan rekor tak terkalahkan.

Baca juga: David Luiz Rindu Dengar Lagu Liga Champions

Namun, taktik itu akhirnya tak berjalan mulus. Ironisnya, rangkaian hasil buruk yang didapat Chelsea karena dinilai minimnya pergantian taktik.

Puncaknya pada laga Piala FA saat menjamu Manchester United di Stamford Bridge (19/2/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pendukung The Blues melontarkan kekecewaan terhadap strategi yang diterapkan Sarri. Setelah pertandingan, pendukung Chelsea yang berada di dalam stadion menghina “SarriBall”.

David Luiz mempunyai pandangan tersendiri terhadap taktik yang diterapkan pelatihnya tersebut.

“Ini merupakan filosofi untuk memiliki banyak possession, menciptakan banyak peluang dan dia telah mencoba memperkenalkannya kepada kami.”

“Sekarang kami mengontrol permainan dan terkadang mereka mengkritik kami karena kami tidak memenangkan permainan dengan banyak possession. Saya pikir filosofinya luar biasa, ia mencoba bermain sepakbola,” terang pemain berambut kribo tersebut, seperti yang dilansir Metro dari Sky Sport.

Baca juga: Chelsea Vs Burnley, David Luiz Sebut Burnley Anti-Football

Mantan bek PSG itu juga mengatakan butuh waktu untuk terus beradaptasi dengan “SarriBall”.

"Ini membutuhkan waktu dan kami berusaha untuk meningkat sesegera mungkin. Itulah cara saya mencintai sepakbola, cara saya menikmati sepakbola tidak hanya bermain untuk menonton lawan. Dan saya pikir saya suka filosofinya,” imbuhnya.

Sejauh ini, Chelsea masih berada di peringkat keempat klasemen sementara Liga Inggris dengan mengumpulkan 68 poin, serta masih bermain di babak semifinal Liga Eropa melawan Eintracht Frankfurt.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.