Comvalius Rasakan Beda Latihan Perdana di Arema FC dan Bali United

Kompas.com - 01/05/2019, 08:20 WIB
Striker Arema FC, Sylvano Dominique Comvalius saat memperkenalkan diri di Kantor Arema FC, Kota Malang, Rabu (24/4/2019) malamKOMPAS.com/ANDI HARTIK Striker Arema FC, Sylvano Dominique Comvalius saat memperkenalkan diri di Kantor Arema FC, Kota Malang, Rabu (24/4/2019) malam

MALANG, KOMPAS.com - Sylvano Comvalius mengikuti latihan perdananya bersama Arema FC, di Lapangan luar Stadion Gajayana, Kota Malang, Selasa (30/4/2019). 

Striker berkebangsaan Belanda itu mengaku merasakan perbedaan antara latihan perdana saat bersama Bali United dan Arema FC.

Comvalius mengatakan, perbedaan itu ada pada suporter yang datang menyaksikan latihan. Waktu latihan perdana bersama Bali United pada tahun 2017, Comvalius tidak menemui suporter seperti yang dijumpainya dalam latihan Arema FC saat ini.

"Saya pikir perbedaannya adalah di sini banyak media dan juga banyak orang di pinggir lapangan," katanya.

"Ketika saya datang ke Bali, Bali United masih bukan tim yang besar. Kemudian berkembang di musim itu (Liga 1 2017). Ketika saya datang ke Bali tidak banyak orang," terangnya.

Meski begitu, Comvalius mengaku tidak mendapati perbedaan di internal tim. Menurutnya, orang-orang yang ada di Arema FC dan Bali United memiliki karakter yang sama. Baginya, mereka sama-sama ramah terhadap pemain yang baru bergabung.

Baca juga: Sore Ini, Comvalius Latihan Perdana bersama Arema FC

"Dari sisi tim sama. Seperti orang Indonesia, ketika kamu datang ke tim baru dan mereka menyambut dan kamu merasa betah. Bali sama seperti di sini," katanya.

Comvalius mengaku sebenarnya sudah tidak sabar menunggu latihan pertamanya ini sejak dia menginjakkan kaki di Malang pada Rabu (24/4/2019) lalu.

"Sangat senang di sini. Saya menunggu satu pekan untuk datang latihan. Saya senang akhirnya bisa latihan bersama tim dan saya lihat banyak penggemar hari ini," katanya.

Comvalius bermain untuk Bali United pada Liga 1 2017. Saat ini, Comvalius mencatatkan namanya sebagai top skor dengan 37 gol dalam 34 laga.

Baca juga: Arema FC Sambut Baik Penundaan Kick Off Liga 1 2019

Ketika musim 2017 berakhir, striker berusia 31 tahun itu angkat kaki dari Indonesia dan bergabung bersama klub asal Thailand. Dia kemudian bergabung ke klub asal Malaysia, Kuala Lumpur FA, sebelum kembali ke Indonesia bersama Arema FC.




Close Ads X