Manajer Bhayangkara FC Berharap PSSI Segera Lakukan KLB

Kompas.com - 28/04/2019, 16:35 WIB
Manajer dan pemain Bhayangkara, Sumardji serta Indra Kahfi saat menjawab pertanyaan wartawan di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (19/12/2018).
MUHAMMAD ROBBANI/BOLASPORT.COMManajer dan pemain Bhayangkara, Sumardji serta Indra Kahfi saat menjawab pertanyaan wartawan di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (19/12/2018).

KOMPAS.com - Manajer Bhayangkara FC, Sumardji, berharap PSSI segera menggelar Kongres Luar Biasa ( KLB) untuk memilih ketua umum.

Saat ini, kursi ketua umum PSSI diambil alih untuk sementara waktu oleh Iwan Budianto, yang sebelumnya merupakan Kepala Staff Ketua Umum PSSI era Edy Rahmayadi.

Sejak Edy Rahmayadi yang memutuskan mundur, jabatan ketua umum PSSI dipegang Joko Driyono. Namun, sosok yang disebutkan terakhir ini sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pengaturan skor oleh Satgas Antimafia Bola.

Baca Juga: Semen Padang Berharap KLB PSSI Digelar Setelah Pemilu

Penahanan Joko Driyono membuat Komite Exco PSSI menunjuk Iwan Budianto mengisi posisi tersebut untuk sementara waktu.

“Jadi KLB itu suatu keharusan yang harus dijalankan karena mayoritas teman-teman di klub itu menghendaki adanya KLB,” kata Sumardji.

Sebelumnya, PSSI sudah berkoordinasi dengan FIFA terkait kapan menggelar KLB. Bahkan, beberapa waktu lalu FIFA mengirim orang untuk bertemu PSSI di Jakarta, meskipun tampaknya tidak membahas KLB.

“Hanya memang kami lagi mencari momen waktu yang tepat untuk bisa segera mungkin bersama-sama duduk membicarakan kaitannya dengan KLB,” kata Sumardji.

Dia menambahkan, situasi tersebut akan berpengaruh ke Liga 1 2019. Terbukti, kick-off kompetisi kasta teratas di Indonesia itu kembali harus ditunda sampai 15 Mei 2019. Padahal, sebelumnya sudah ditetapkan akan berlangsung pada 8 Mei 2019.

Baca Juga: La Nyalla Mattalitti: Tidak Perlu Ada KLB PSSI

“Demikian juga bagaimana kelanjutannya kaitannya dengan liga, ini semua harus berjalan. Saya kira kaitannya dengan KLB suatu keharusan harus segera dilakukan,” tegas Sumardi.

Sumardji menyadari bahwa KLB tidak bisa dilakukan sebelum Liga 1 2019 digelar. Sebab, masih ada beberapa tahapan yang harus dilakukan PSSI untuk mencari orang tertinggi di federasi sepak bola Indonesia itu.

“Saya kira tidak harus, kompetisi kan berjalan sebentar lagi tanggal 15 Mei, artinya tinggal dua minggu lagi,” ujarnya.

“Saya kira itu butuh persiapan, tahapannya, ada mulai dari penjaringan calon, sehingga tidak mungkin dilaksanakan dalam waktu yang cepat. Tapi tetap harus dilaksanakan KLB dan sekarang itu hanya momen waktu saja,” tutup Sumardji. (Mochamad Hary Prasetya)



Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X