Kompas.com - 27/04/2019, 19:08 WIB
Pep Guardiola masuk ke dalam bursa calon pelatih Juventus musim 2019/2020, Kamis (25/4/2019) Paul Ellis/AFPPep Guardiola masuk ke dalam bursa calon pelatih Juventus musim 2019/2020, Kamis (25/4/2019)
|

KOMPAS.com - Pelatih Manchester City, Josep "Pep" Guardiola, menjelaskan bahwa klubnya telah meningkatkan standar kompetisi Liga Inggris. Karena itu, menurutnya, tim lain harus bisa meraih 100 poin jika ingin mengalahkan Man City pada musim depan.

Seandaianya berhasil memenangi tiga pertandingan sisa, City akan meraih poin 98 dan dipastikan akan tampil sebagai juara Liga Primer Inggris untuk kedua kalinya secara beruntun.

Pesaing terdekat City adalah Liverpool yang akan mengumpulkan poin 97 jika meraih dua kemenangan sisa. Jumlah 98 poin sudah cukup bagi City untuk mempertahankan gelar juara.

"Standar yang kami buat tahun lalu di Manchester City, orang-orang sudah menyadari bahwa Anda harus mendekati angka 100 (untuk memenangi liga). Sebelumnya adalah 90 poin," kata Guardiola.

“Standar ini sama seperti musim lalu, kami membantu Liverpool untuk mencapainya dan Liverpool membantu kami untuk terus maju di musim sekarang. Terima kasih kepada Liverpool yang membuat kami bisa bersaing. Liverpool menyadari bahwa untuk menang, mereka harus membuat banyak poin. Itulah yang kami komunikasikan kepada siapa pun," ujarnya menambnahkan. 

Baca juga: MU Vs City, Klopp Tak Terkejut Man United Kalah dari Man City

Guardiola belum pernah mencapai 100 poin saat menukangi Barcelona atau Bayern Munich. Musim lalu, City hanya menderita dua kekalahan untuk memenangi gelar liga dengan keunggulan 19 poin atas Manchester United yang berada di posisi kedua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Seratus poin dalam satu musim. Jika Anda ingin bersaing, Anda harus melakukan itu," kata Guardiola menambahkan.

“Ketika Usain Bolt berlomba di nomor 100 meter, itulah standarnya dan yang lainnya harus mencapainya. Seperti Jack Nicklaus, Tiger Woods, itu sama saja," katanya.

City akan bertanding menghadapi Burnley pada Minggu, disusul melawan Leicester City di kandang pada akhir pekan depan sebelum menuntaskan musim dengan bertandang ke Brighton dan Hove Albion pada 12 Mei.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Raja Piala AFF, Thailand Enggan Jemawa, tapi Pasang Target Juara

Jadi Raja Piala AFF, Thailand Enggan Jemawa, tapi Pasang Target Juara

Liga Indonesia
Link Live Streaming West Ham Vs Chelsea, Kick-off 19.30 WIB

Link Live Streaming West Ham Vs Chelsea, Kick-off 19.30 WIB

Liga Inggris
Persebaya Vs Barito, Kisah tentang Aji Santoso dan Djadjang Nurdjaman

Persebaya Vs Barito, Kisah tentang Aji Santoso dan Djadjang Nurdjaman

Liga Indonesia
Akui Pernah Tolak Latih Chelsea, Rangnick Ditertawakan Thomas Tuchel

Akui Pernah Tolak Latih Chelsea, Rangnick Ditertawakan Thomas Tuchel

Liga Inggris
Tanggapan Eks Dokter Timnas Wanita Indonesia soal Dokter Gadungan PSS

Tanggapan Eks Dokter Timnas Wanita Indonesia soal Dokter Gadungan PSS

Liga Indonesia
AC Milan Vs Salernitana, Siapa Pantas Gantikan Simon Kjaer?

AC Milan Vs Salernitana, Siapa Pantas Gantikan Simon Kjaer?

Liga Italia
Prediksi Borussia Dortmund Vs Bayern Muenchen: Der Klassiker Penentu Puncak Klasemen

Prediksi Borussia Dortmund Vs Bayern Muenchen: Der Klassiker Penentu Puncak Klasemen

Bundesliga
Usai di Olimpiade Tokyo 2020, Pandemi Covid-19 Masih Jadi Perhatian di Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Usai di Olimpiade Tokyo 2020, Pandemi Covid-19 Masih Jadi Perhatian di Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Tak Janjikan Timnas Indonesia Juara

Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Tak Janjikan Timnas Indonesia Juara

Liga Indonesia
Link Live Streaming BWF World Tour Finals: Kans Marcus/Kevin Pertajam Rekor

Link Live Streaming BWF World Tour Finals: Kans Marcus/Kevin Pertajam Rekor

Badminton
BWF World Tour Finals, Kunci Greysia Polii Masih Eksis di Bulu Tangkis

BWF World Tour Finals, Kunci Greysia Polii Masih Eksis di Bulu Tangkis

Badminton
Indonesia Tanpa Egy di Fase Grup Piala AFF, 'Tangan Kanan' Shin Tae-yong Bersuara

Indonesia Tanpa Egy di Fase Grup Piala AFF, "Tangan Kanan" Shin Tae-yong Bersuara

Liga Indonesia
Prediksi AS Roma Vs Inter, Laga Emosional Jose Mourinho

Prediksi AS Roma Vs Inter, Laga Emosional Jose Mourinho

Liga Italia
Media Malaysia: Indonesia adalah Lawan Terpenting di Piala AFF 2020

Media Malaysia: Indonesia adalah Lawan Terpenting di Piala AFF 2020

Liga Indonesia
Greysia Polii, Tua tetapi Kuat dan Tahan Lama

Greysia Polii, Tua tetapi Kuat dan Tahan Lama

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.