Piala Super Spanyol Direncanakan di Arab Saudi 6 Tahun Berturut-turut

Kompas.com - 24/04/2019, 13:42 WIB
Para pemain Real Madrid saat menerima trofi gelar Piala Super Spanyol. Real Madrid berhasil menundukkan perlawan Barcelona dengan skor 2-0 (5-1) di Stadion Santiago Baernabeu, Kamis (17/8/2017). Javier Soriano/AFP Para pemain Real Madrid saat menerima trofi gelar Piala Super Spanyol. Real Madrid berhasil menundukkan perlawan Barcelona dengan skor 2-0 (5-1) di Stadion Santiago Baernabeu, Kamis (17/8/2017).

KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) dikabarkan tengah bernegosiasi dengan pemerintah Arab Saudi terkait rencana menggelar Piala Super Spanyol selama 6 tahun berturut-turut di Negeri Petro Dolar tersebut.

Kedua belah pihak disebut tengah membahas sebuah kerja sama yang nilanya mencapai 30 juta euro atau setara sekitar Rp 475 miliar per musim. Namun negosiasi belum selesai dan belum ada yang disepakati.

Arab Saudi sebelumnya sudah pernah menggelar Piala Super Italia antara Juventus vs AC Milan pada Januari 2019. Ketika itu, pertandingan dihelat di Jeddah.

Pada Piala Super Spanyol 2018, laga antara Barcelona dan Sevilla juga dimainkan di Maroko, setelah beberapa tahun terakhir selalu digelar di Spanyol dalam dua leg.

Baca juga: Tinggalkan Amerika Selatan, Reli Dakar Pindah ke Arab Saudi Mulai 2020

Selain rencana menggelar Piala Super Spanyol di luar negeri, RFEF juga tengah berencana mengubah format kompetisi mulai edisi 2019-2020. Keputusannya kemungkinan akan diambil pada 29 April mendatang.

Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, turnamen pemanasan jelang musim baru kompetisi itu tak lagi melibatkan dua tim saja. Akan ada empat klub yang bertanding, terdiri dari dua tim teratas La Liga dan finalis Copa Del Rey musim sebelumnya.

Berlangsungnya turnamen besar kemungkinan juga digeser ke bulan Januari.

Masih belum jelas formatnya jika ada duplikasi dengan tim di final Copa del Rey juga finis di dua tempat teratas La Liga.

 




Close Ads X