Persipura Ingin PSSI Bersih Sebelum Liga 1 Dimulai

Kompas.com - 23/04/2019, 20:30 WIB
Pemain Persipura Jayapura R Salampessy berebut bola dengan pemain Persija Jakarta  saat Liga 1 2018 di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (25/5/2018). Persija menang dengan skor 2-0.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Pemain Persipura Jayapura R Salampessy berebut bola dengan pemain Persija Jakarta saat Liga 1 2018 di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (25/5/2018). Persija menang dengan skor 2-0.

JAYAPURA, KOMPAS.com - Manajemen Persipura Jayapura menginginkan di dalam tubuh keorganisasian PSSI dibersihkan sebelum kompetisi Liga 1 dimulai. Karena itu, Persipura mendesak agar Konggres Luar Biasa (KLB) bisa digelar sebelum Liga 1 mulai pada 8 Mei 2019. 

Asisten Manajer Persipura, Ridwan Madubun, memandang langkah pihak kepolisian melalui Satgas Anti Mafia Bola harus dimanfaatkan untuk membersihkan persepakbolaan Indonesia.

"Apa yang dilakukan Satgas Mafia Bola sepertinya terabaikan. Ketika menggelar kompetisi sebelum KLB (PSSI) ini juga persoalan," ujarnya di Jayapura, Selasa (23/04/2019).

"Harusnya kita gunakan ini untuk bagaimana kita menghidupkan integritas federasi kita. Bersihkan dulu apa yang kotor di dalam baru kita jalan. Ini akan lebih baik," sambung pria yang akrab disapa Bento tersebut.

Baca juga: PSSI Sumbar Beberkan Kriteria Calon Ketua PSSI Pusat

Dengan pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan Satgas Antimafia Bola mengenai adanya indikasi keterlibatan banyak petinggi PSSI dalam pengaturan skor pertandingan, seharusnya bisa menjadi peringatan bahwa federasi dalam keadaan tidak sehat.

Ia pun mendesak agar KLB bisa diselenggarakan supaya penyelenggaraan liga bisa benar-benar profesional.

"Sudah jelas-jelas Polisi mengatakan dari 15 Exco hanya dua yang tidak terindikasi. Kemungkinan satu adalah pak Condro Kirono, beliau adalah seorang polisi, yang satu lagi mantan ketua umum, pak Edy Rahmayadi," tutur Bento.

"Artinya siapa pun yang duduk di sana terindikasi bermasalah, masa ini tidak mau dibersihkan sih, terus kita mau jalan dengan keadaan seperti ini? kan sayang," ujarnya menambahkan.

Persipura, kata Bento, berharap klub lain bisa memikirkan hal yang sama karena PT Liga Indonesia Baru sebagai operator sudah menjadwalkan Liga 1 dimulai pada 8 Mei 2019.

"Kita maunya semua berjalan baik, federasinya bersih, liganya profesional, dan kompetisi pasti berjalan baik. Untuk langkah itu sebaiknya lakukan KLB dulu," katanya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X