Uang Tak Bisa Membeli Gelar Juara Liga Champions

Kompas.com - 18/04/2019, 18:00 WIB
Legenda sepak bola Belanda yang juga mantan pemain dan pelatih Chelsea, Ruud Gullit. AFPLegenda sepak bola Belanda yang juga mantan pemain dan pelatih Chelsea, Ruud Gullit.
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Legenda sepak bola Belanda, Ruud Gullit, menilai uang tak bisa membeli gelar juara Liga Champions.

Pendapat itu dilontarkannya menanggapi kegagalan Manchester City melangkah ke semifinal Liga Champions.

Man City baru saja tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agresivitas gol di kandang lawan dari Tottenham Hotspur. Kalah 0-1 pada pertemuan pertama, Man City menang dengan skor 4-3

Namun, kemenangan tersebut harus sia-sia karena Man City kalah agresivitas gol di kandang lawan. 

Padahal Man City dikenal sebagai klub kaya yang diperkuat banyak bintang, serta ditangani Josep "Pep" Guardiola yang pernah mengantarkan Barcelona dua kali juara Liga Champions.

"Kamu tidak bisa membeli tim untuk melakukannya," kata Gullit.

Baca juga: Man City Vs Tottenham, Son Heung-min dkk Lolos ke Semifinal

Bagi Gullit, Guardiola adalah orang yang masih berambisi menjuarai Liga Champions. Namun ia tak bisa lagi melakukannya sejak hengkang dari Barcelona.

Pasalnya, kata Gullit, Guardiola tak lagi memiliki pemain sekaliber Lionel Messi.

"Saya melihat gairah itu dan saya lihat apa yang memotivasi dia, dan ini (tersingkir dari Liga Champions) merupakan pukulan besar tim ini (Man City)," ujar Gullit.

Dalam situasi yang Berbeda, Gullit menilai Barca justru tetap bisa unjuk gigi walau tak lagi dilatih Guardiola.

Pasca hengkangnya Pep, Barca masih sempat menjuarai Liga Champions pada tahun 2015. Ketika itu, Barca bahkan mengalahkan Bayern Muenchen di semifinal.

Baca juga: Harga 11 Pemain Ajax Lebih Rendah Dibandingkan Cristiano Ronaldo

Bagi Gullit, kekuatan Barca saat ini merupakan warisan Frank Rijkaard, pelatih sebelum Pep. Menurutnya, Messi mulai berkembang di bahwa asuhan juru taktik asal Belanda itu.

"Messi sudah memulai debutnya di bawah, dan kemudian Messi menjadi lebih penting. Messi menjadi sangat penting dalam banyak pertandingan ketika dia bersama Barcelona," pungkas Gullit.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber GOAL
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X