Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan Menjadi Motivasi untuk Lee Yong Dae

Kompas.com - 18/04/2019, 11:00 WIB
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan memenangi nomor ganda putra All England 2019, Minggu (10/3/2019). AFP/OLI SCARFFMohammad Ahsan/Hendra Setiawan memenangi nomor ganda putra All England 2019, Minggu (10/3/2019).

KOMPAS.com - Pasangan senior ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan memberi kejutan dengan menjuarai turnamen All England 2019 di usia yang tidak muda.

All England Open 2019 merupakan salah satu turnamen yang masuk dalam kategori World Tour Super 1000 di kalender turnamen BWF.

Pada turnamen dengan level Super 1000 tersebut, banyak pebulu tangkis elite dunia yang ikut serta berjuang meraih gelar All England 2019.

Sektor ganda putra yang di dominasi oleh pasangan muda tidak melunturkan semangat Ahsan/Hendra dalam bertanding.

Ganda putra peringkat 4 dunia tersebut membuktikan bahwa mereka masih mampu bahkan ketika Hendra Setiawan sedang tidak dalam kondisi yang fit.

Baca juga: Singapore Open 2019, Ahsan/Hendra Akui Kamura/Sonoda Lebih Siap

Pada laga final melawan pasangan muda Aaron Choa/Soh Wooi Yik dari Malaysia, Hendra sedang cedera betis kanan.

Cedera tersebut didapat Hendra ketika berlaga di semifinal sehari sebelumnya.

Meskipun sedang tidak dalam kondisi yang fit, Hendra Setiawan mampu mengatasi kendala terbesarnya dan menjadi juara All England Open 2019 untuk kedua kalinya bersama Mohammad Ahsan.

Pekan lalu, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjadi runner-up turnamen Singapore Open 2019.

Prestasi Ahsan/Hendra menjadi motivasi bagi pebulu tangkis asal Korea Selatan, Lee Yong Dae.

Ahsan/Hendra dan Lee Yong Dae merupakn pebulu tangkis yang berada di generasi yang sama.

Menurut Lee Yong Dae, Ahsan/Hendra memiliki pengalaman yang luar biasa dan menampilkan performa terbaik sejak masih muda.

Faktor tersebut yang membuat mereka dapat tampil sangat baik akhir-akhir ini.

"Ahsan dan Hendra telah menampilkan performa terbaik sejak masa muda mereka," ucap Lee yang dilansir BolaSport.com dari laman BWF.

"Mereka memiliki banyak pengalaman. Menurut saya, dengan itulah mereka mampu tampil sangat baik baru-baru ini," kata dia melanjutkan.

Baca juga: Ahsan/Hendra Gagal Pertahankan Gelar Juara Singapore Open

Lee Yong Dae mengaku akan belajar dari Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan untuk bisa tampil gemilang lagi bersama dengan pasangan barunya, Kim Gi Jung.

"Saya juga dapat belajar dari penampilan mereka dan terus berkompetisi dengan pemikiran bahwa (saya) masih mampu meraih gelar-gelar besar," ucap Lee Yong Dae.

Selain itu, Lee menjelaskan tiga aspek yang harus diperbaiki jika ingin tampil ke performa terbaiknya lagi.

Pertama, ia akan meningkatkan stamina di lapangan. Kedua, membangun kewaspadaan di setiap kompetisi yang diikuti, dan yang paling penting adalah mengikuti turnamen sebanyak mungkin. (Nestri Yuniardi)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X