Presiden FIGC Desak Bakayoko dan Kessie Dihukum

Kompas.com - 16/04/2019, 14:31 WIB
Bakayoko dan Kessie membentangkan kostum Acerbi ke hadapan pendukung AC Milan usai laga kontra Lazio, Selasa (16/4/2019) AFPBakayoko dan Kessie membentangkan kostum Acerbi ke hadapan pendukung AC Milan usai laga kontra Lazio, Selasa (16/4/2019)

KOMPAS.com - Duo gelandang AC Milan, Tiemoue Bakayoko dan Franck Kessie, terancam dihukum oleh FIGC karena telah menunjukan aksi tidak sportif pada laga AC Milan kontra Lazio, Minggu (14/4/2019) dini hari WIB.

Kedua pemain itu memicu kontroversi ketika melakuan selebrasi kemenangan 1-0 AC Milan atas Lazio dalam pekan ke-32 Liga Italia Serie A.

Mereka  membentangkan jersey bertuliskan Acerbi ke arah Curva Sud, tempat suporter garis keras AC Milan berada.

Aksi tersebut dilakukan Bakayoko dan Kessie sebagai balasan atas pernyataan Acerbi yang menyebut kekuatan Lazio lebih tangguh dibanding AC Milan sebelum pertandingan.

Baca juga: AC Milan Vs Lazio, Permintaan Maaf Bakayoko dan Kessie Kepada Acerbi

Akibat insiden tersbut, Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, menginginkan Bakayoko dan Kessie mendapatkan hukuman.

"Apa yang terjadi di San Siro tidak sopan dan seperti yang dicatat menteri olahraga [Giancarlo] Giorgetti, tidak bermartabat," kata Gravina kepada radio GR Parlemento, dikutip dariFootball Italia.

"Mereka harus dihukum, dikutuk, dan dievaluasi karena melanggar norma etika dan prinsip olahraga kami,” tambahnya.

Menurut Gravina, Acerbi adalah sosok yang bijak karena berusaha mengakhiri ketegangan dengan saling berjabat tangan dan bertukar kostum dengan Bakayoko.

Baca juga: Laga AC Milan Vs Lazio Jadi Fokus Perhatian Gattuso

"Acerbi adalah sosok yang luar biasa. Ada beberapa kecurangan di media sosial, seperti yang dikatakan Gennaro Gattuso, para pemain harus menggunakannya lebih sedikit dan menghabiskan waktu untuk berlatih," kata dia.

"Dengan menyerahkan jersey ke para pemain Milan dan berjabat tangan, Acerbi membuktikan ingin menutup segala kontroversi."

"Membentangkan kostum seperti memegang kulit kepala di hadapan penonton adalah reaksi buruk yang harus kita hindari agar tidak terjadi lagi," ujar Gravina menambahkan.

Kendati demikian, baik Bakayoko dan Kessie diyakini tidak akan menerima hukuman larangan bertanding. Namun, keduanya masih berpeluang terkena denda karena telah melakukan tindakan yang mencederai sportivitas.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X