Tanggapan Anthony Ginting Setelah Kalah dari Momota di Final

Kompas.com - 15/04/2019, 10:00 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting berusaha mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis Jepang Kento Momota pada laga final China Open 2018 di di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium, Changzhou, China, Minggu (23/9/2018). Anthony Sinisuka Ginting berhasil meraih juara China Open 2018 setelah mengalahkan Momota dengan skor akhir 23-21 dan 21-19.ANTARA FOTO/HO/HUMAS PP PBSI Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting berusaha mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis Jepang Kento Momota pada laga final China Open 2018 di di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium, Changzhou, China, Minggu (23/9/2018). Anthony Sinisuka Ginting berhasil meraih juara China Open 2018 setelah mengalahkan Momota dengan skor akhir 23-21 dan 21-19.

KOMPAS.com - Indonesia hanya bisa membawa pulang dua predikat runner-up dari turnamen Singapore Open 2019 yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, 9-14 April 2019.

Kedua titel tersebut diraih oleh pemain tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting dan pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Anthony gagal naik ke podium kampiun setelah dikalahkan pemain nomor satu dunia dari Jepang, Kento Momota, dengan skor 21-10, 19-21, 13-21.

Sementara itu, Ahsan/Hendra tumbang di tangan wakil Negeri Sakura lainnya, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

Baca juga: Singapore Open 2019, Ahsan/Hendra Akui Kamura/Sonoda Lebih Siap

Anthony sebetulnya punya kans menjuarai Singapore Open 2019.

Terlebih lagi, dia mampu menang telak dengan keunggulan 11 poin atas Momota pada gim pembuka.

Namun, Anthony gagal memanfaatkan situasi di atas angin yang sudah didapat sejak memimpin skor 16-11 pada gim kedua dan 12-8 pada gim ketiga.

Gara-gara itu, Anthony pun berbalik tertinggal dan pada akhirnya kalah dari Momota.

Baca juga: Kalahkan Anthony Ginting, Kento Momota Juara Singapore Open 2019

"Pada gim pertama, saya memang pegang kendali pertandingan sampai selesai," ucap Anthony dilansir BolaSport.com dari Badminton Indonesia.

"Tadi pas gim kedua, sempat unggul dan mepet juga poinnya sampai akhir. Cuma, pas poin-poin kritis, saya enggak bisa menggunakan kesempatan," kata dia.

"Gim ketiga, saya berusaha ambil poin sebanyak-banyaknya karena lapangan enak. Namun, pas pindah lapangan, Momota lebih antisipasi. Sama seperti pada akhir gim kedua," tutur Anthony lagi.

Selain gagal mengantar ke podium kampiun, kekalahan pada babak final Singapore Open 2019 juga kian membuat Anthony Sinisuka Ginting inferior dari Kento Momota.

Hingga duel ke-10 tadi, Momota unggul 7-3.

Tiga pertemuan terakhir, yakni final Singapore Open 2019, perempat final Indonesia Masters 2019, dan babak kesatu Denmark Open 2018, bahkan selalu bisa dimenangi Momota. (Diya Farida Purnawangsuni)

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X