Capello Sebut Real Madrid Kehilangan Wibawa sejak Ronaldo Pergi

Kompas.com - 14/04/2019, 22:09 WIB
Cristiano Ronaldo diistirahatkan saat Juventus bertandang ke markas SPAL, Sabtu (13/4/2019). AFP Cristiano Ronaldo diistirahatkan saat Juventus bertandang ke markas SPAL, Sabtu (13/4/2019).

KOMPAS.com - Pelatih legendaris Italia, Fabio Capello, menilai Real Madrid kehilangan wibawa sejak Cristiano Ronaldo hengkang. Sang megabintang memutuskan pindah ke raksasa Liga Italia, Juventus.

Ronaldo meninggalkan Santiago Bernabeu pada musim panas 2018. Sejak saat itu, produktivitas gol Real Madrid di Liga Spanyol musim 2018-2019 turun.

Kendati berstatus klub kedua paling rajin membobol gawang para lawannya dengan gelontoran 55 gol, Real Madrid tak mampu mengejar perolehan gol Barcelona (81).

Baca Juga: Figo Ungkap Alasan Pindah dari Barcelona ke Real Madrid, 19 Tahun Lalu

Kondisi ini berbeda dibandingkan musim lalu, ketika Real Madrid (94 gol) mengakhiri La Liga dengan jumlah gol yang tak jauh berbeda dengan Barcelona (99).

Fabio Capello pun iba dengan kondisi lini depan El Real yang tumpul.

"Saya selalu katakan bahwa klub seperti Real Madrid dan Barcelona memulai laga dengan keunggulan 1-0," kata Capello, dilansir BolaSport.com dari laman Marca.

"Jika ingin mengalahkan mereka, Anda harus mencetak setidaknya dua gol. Musim ini, Madrid kesulitan meraih keunggulan 1-0."

"Sehingga mereka memulai laga dengan skor 0-0 seperti tim lain. Itulah mengapa mereka menghadapi banyak kesulitan."

Real Madrid sebetulnya telah berupaya meningkatkan daya gedor tim. Mereka mendatangkan dua penyerang, Vinicius Junior dan Mariano Diaz.

Baca Juga: Mantan Pelatih Real Madrid Anggap Messi Lebih Hebat dari Ronaldo

Akan tetapi, kontribusi gol mereka buat El Real tergolong minim. Di Liga Spanyol, Vinicius dan Mariano sama-sama baru mencetak satu.

Di sisi lain, Karim Benzema memang tengah produktif dengan catatan 17 golnya hingga pekan ke-31 LaLiga. Walau begitu, Capello menilai bahwa Madrid tetap kehilangan kewibawaan sejak Ronaldo pergi.

"Sekarang kita bisa melihat apa yang terjadi di Juventus dengan keberadaan Cristiano," kata Capello.

"Dulu bek-bek lawan sangat takut dengan Madrid, tetapi sekarang tidak," tambah pria yang melatih Madrid pada periode 1996-1997 dan 2006-2007 ini. (Ahmad Tsalis)




Close Ads X