Piala Presiden 2019 Buktikan Tidak Sogok Wasit untuk Raih Kemenangan

Kompas.com - 13/04/2019, 06:20 WIB
Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2019 Maruarar Sirait (kanan).  Dok. Piala Presiden 2019Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2019 Maruarar Sirait (kanan).
|
KOMPAS.com - Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2019 Maruarar Sirait mengaku kagum melihat animo penonton duel Arema FC vs Persebaya Surabaya pada laga final leg kedua ajang ini yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (12/4/2018).
 
Sekitar ribuan Aremania dengan atribut kebanggaan Singo Edan memenuhi stadion sejak siang. 
 
Maruarar menilai kondisi saat ini momentum kebangkitan sepak bola nasional setelah diguncang kasus pengaturan skor yang melibatkan sejumlah pihak.

"Saya sangat terharu ya. Empat kali kita mengelola Piala Presiden. Ya saya sudah melaporkan kepada Presiden dan Presiden juga sangat memonitoring perkembangan ini bahwa memang ini waktunya sepak bola Indonesia bangkit ya," kata Maruarar.
 
 
Pria yang karib disapa Ara tersebut menjelaskan keterbukaan menjadi kunci penting  pada Piala Presiden edisi sekarang. Karena itu, ia meminta Pricewaterhouse Coopers (PwC) selaku auditor melakukan audit selama ajang ini dilaksanakan.

"Khusus untuk tahun ini kita minta untuk mengaudit bukan setelah selesai turnamen, sepanjang turnamen diaudit, jadi sebelum selesai pun sudah diaudit," ucapnya.

"Jadi dukungannya luar biasa, suporternya juga saya pikir setelah makin tahu kalau mau menang itu ya bukan sogok wasit, bukan berantem, tapi ya pilih pemain yang bagus, pelatih yang bagus dan latihan yang bagus," tambahnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X