Jokowi Akan Hadir di Leg Kedua Final Piala Presiden 2019

Kompas.com - 10/04/2019, 12:29 WIB
Presiden Joko Widodo usai menonton langsung laga final Piala Presiden 2017 yang mempertemukan Arema Malang vs Pusamania Borneo FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, pukul 19.00 WIB. KOMPAS.com/IHSANUDDINPresiden Joko Widodo usai menonton langsung laga final Piala Presiden 2017 yang mempertemukan Arema Malang vs Pusamania Borneo FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, pukul 19.00 WIB.

KOMPAS.com - Laga leg kedua final Piala Presiden 2019 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya yang berlansung di Stadion Kanjuruhan, Malang Jumat (12/4/2019), bakal dihadiri Presiden Joko Widodo ( Jokowi).

Hal tersebut disampaikan langsung dalam rilis Ketua Steering Committee (SC), Maruarar Sirait.

Sebelumnya, Presiden Jokowi berhalangan hadir pada leg pertama final Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (9/4/2019), yang berakhir dengan hasil imbang 2-2.

Presiden Jokowi memang selalu hadir di tiga laga pamungkas Piala Presiden. Pertama, beliau hadir saat menyaksikan Persib Bandung menjadi juara Piala Presiden 2015 pada laga final di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Orang nomor satu di Indonesia itu juga hadir dalam penyerahan trofi Piala Presiden 2017 saat Arema menjadi juara di Stadion Pakansari, Cibibong, Kabupaten Bogor.

Baca juga: Jadwal Final Piala Presiden 2019, Laga Penentuan Arema Vs Persebaya

Kali terakhir, Presiden Jokowi memberikan trofi Piala Presiden kepada Persija Jakarta di SUBGK.

“Saya sudah berkoordinasi dengan pihak istana, untuk mengundang langsung Bapak Presiden. Dan Bapak Presiden direncanakan hadir di penutupan dan final Piala Presiden di Malang,” ungkap Maruarar, dalam rilis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Tewas Jelang Laga Final Piala Presiden, Alvian Baru Pertama Kali Mbonek...

Menurut politisi PDIP tersebut, Presiden Jokowi beberapa kali juga menyampaikan pesannya untuk Piala Presiden 2019.

“Bapak Presiden juga selalu berpesan, Piala Presiden harus menjaga transparansi, harus di audit, fair play, dan tak ada pengaturan skor. Apalagi, di saat ini sedang marak pemberantasan mafia sepak bola dan mendukung semua proses hukum,” tutur pria yang juga menjabat sebagai anggota DPR-RI di Komisi XI tersebut.

Final Piala Presiden tahun ini kali pertama memakai sistem home-away, sehingga Arema dan Persebaya diharuskan bermain dua kali pertandingan, kandang dan tandang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber PSSI
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X