Kompas.com - 05/04/2019, 10:30 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Italia, Roberto Mancini, meyakini ucapan bek Juventus, Leonardo Bonucci, seputar pelecehan terhadap rekannya, Moise Kean, sudah disalahartikan.

Kean diketahui menjadi korban pelecehan rasial pendukung Cagliari saat laga kedua tim di Sardegna Arena, Cagliari, Selasa (2/4/2019) atau Rabu dini hari WIB.

Laga dimenangkan Juve dengan skor 2-0. Kedua itu gol dicetak Kean. Usai mencetak gol, Kean berselebrasi di hadapan pendukung tuan rumah yang mengejeknya. Bonucci sempat disebut menyalahkan Kean atas tindakannya itu.

Sikap Bonucci ini mendapat kecaman dari berbagai pemain bintang kulit hitam, salah satunya penyerang Marseille, Mario Balotelli.

Baca juga: Rasisme di Serie A, Para Bintang Kulit Hitam Ramai-ramai Kecam Bonucci

"Saya pikir perkataan Bonucci disalahpahami. Sekarang tampaknya yang penting adalah kontroversi antara Balotelli dan Bonucci, bukan apa yang terjadi di lapangan," kata Mancini.

"Kita harus memastikan bahwa hal-hal ini tidak terjadi lagi. Adapun tim nasional, kami akan melihat apakah kami memanggil ketiganya," katanya.

Ekspresi pelatih Italia, Roberto Mancini, setelah timnya dikalahkan Prancis dalam laga persahabatan di Stadion Allianz Riviera, Nice, Prancis pada 1 Juni 2018.AFP/ FRANCK FIFE Ekspresi pelatih Italia, Roberto Mancini, setelah timnya dikalahkan Prancis dalam laga persahabatan di Stadion Allianz Riviera, Nice, Prancis pada 1 Juni 2018.

Pertandingan Italia berikutnya adalah Kualifikasi Piala Eropa 2020 melawan Yunani pada 8 Juni, yang diikuti tiga hari kemudian dengan pertandingan Grup J lainnya melawan Bosnia-Herzegovina.

Sebelumnya, Bonucci sudah mengklarifikasi ucapannya. Melalui akun Instagramnya, Bonucci mengunggah foto yang menampilkan dirinya dan Kean. Ia menulis pesan dalam bahasa Italia dan Inggris.

Menurut dia, saat diwawancara seusai pertandingan, dia menyampaikan pendapatnya sambil terburu-buru.

Baca juga: Pelecehan Rasial, Bonucci Klarifikasi Ucapannya soal Selebrasi Kean

Mancini sendiri tak bisa menerima perlakuan yang diterima Kean dari pendukung Cagliari.

"Perilaku rasis harus distigmatisasi supaya tidak ada lagi. Posisi harus diambil. Kita juga harus kuat agar hal-hal seperti ini tidak lagi terjadi," ucap Mancini.

Mengenai selerasi Kean di hadapan pendukung Cagliari yang melecehkannya, Mancini bisa memakluminya, apalagi Kean adalah pemain muda yang belum genap 20 tahun.

"Kean masih anak-anak. Mungkin lain kali dia tidak akan merayakan seperti yang dia lakukan, walau dia mungkin merasa dalam kesulitan," kata Mancini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber GOAL


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dari Hillsborough untuk Kanjuruhan: Jangan Ada Lagi yang Pergi Tanpa Kembali...

Dari Hillsborough untuk Kanjuruhan: Jangan Ada Lagi yang Pergi Tanpa Kembali...

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan: Tak Hanya Gas Air Mata, Pertandingan Malam Juga Persoalan

Tragedi Kanjuruhan: Tak Hanya Gas Air Mata, Pertandingan Malam Juga Persoalan

Liga Indonesia
Bobotoh Gelar Aksi Solidaritas Kemanusiaan untuk Tragedi Kanjuruhan

Bobotoh Gelar Aksi Solidaritas Kemanusiaan untuk Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Klasemen AFC Futsal Cup: Indonesia Tembus 8 Besar, Asia Tenggara Utuh

Klasemen AFC Futsal Cup: Indonesia Tembus 8 Besar, Asia Tenggara Utuh

Liga Indonesia
Ronaldo Jadi 'Penonton Tanpa Tiket' pada Laga Man City Vs Man United

Ronaldo Jadi "Penonton Tanpa Tiket" pada Laga Man City Vs Man United

Liga Inggris
Bendera Anggota FIFA Berkibar Setengah Tiang, Wujud Empati Tragedi Kanjuruhan

Bendera Anggota FIFA Berkibar Setengah Tiang, Wujud Empati Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Tragedi Stadion Kanjuruhan dalam Bingkai 'Sport Ethics'

Tragedi Stadion Kanjuruhan dalam Bingkai "Sport Ethics"

Liga Indonesia
Jadwal Perempat Final Piala Asia Futsal 2022, Indonesia Tantang Jepang

Jadwal Perempat Final Piala Asia Futsal 2022, Indonesia Tantang Jepang

Sports
Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Rekor Baru Derbi Manchester, Arsenal Memimpin

Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Rekor Baru Derbi Manchester, Arsenal Memimpin

Liga Inggris
Man City Vs Man United, Guardiola: Saya Minta Haaland Cetak 5 Gol...

Man City Vs Man United, Guardiola: Saya Minta Haaland Cetak 5 Gol...

Liga Inggris
AFC Futsal Cup 2022, Duka Tragedi Kanjuruhan di Tengah Keberhasilan Timnas Futsal Indonesia Lolos 8 Besar

AFC Futsal Cup 2022, Duka Tragedi Kanjuruhan di Tengah Keberhasilan Timnas Futsal Indonesia Lolos 8 Besar

Sports
Daftar Tim Perempat Finalis AFC Futsal Cup: Indonesia dan 2 Negara Asia Tenggara Masuk

Daftar Tim Perempat Finalis AFC Futsal Cup: Indonesia dan 2 Negara Asia Tenggara Masuk

Sports
Tragedi Kanjuruhan, Saat Kerusuhan Berujung ke Pangkuan Tuhan..

Tragedi Kanjuruhan, Saat Kerusuhan Berujung ke Pangkuan Tuhan..

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan, dari Pernyataan Presiden Jokowi hingga Presiden FIFA

Tragedi Kanjuruhan, dari Pernyataan Presiden Jokowi hingga Presiden FIFA

Sports
Tragedi Kanjuruhan: Tangis Duka Sepak Bola Indonesia dalam Kepulan Gas Air Mata

Tragedi Kanjuruhan: Tangis Duka Sepak Bola Indonesia dalam Kepulan Gas Air Mata

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.