Pelatih Inter Milan Tegaskan Mauro Icardi Harus Perbaiki Perilaku

Kompas.com - 01/04/2019, 22:30 WIB
Gaya selebrasi Mauro Icardi seusai mencetak gol melalui titik penalti pada pertandingan Inter Milan vs Udinese dalam lanjutan Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, 15 Desember 2018. AFP/MIGUEL MEDINAGaya selebrasi Mauro Icardi seusai mencetak gol melalui titik penalti pada pertandingan Inter Milan vs Udinese dalam lanjutan Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, 15 Desember 2018.
Penulis Alsadad Rudi
|
KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, menegaskan Mauro Icardi harus memperbaiki perilakunya. 
 
Icardi tercatat sudah sepuluh pertandingan tak dimainkan Inter. Terakhir pada laga pekan ke-29 Liga Italia saat Inter menjamu Lazio di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Minggu (31/3/2019) atau Senin dini hari WIB.
 
"Hari ini satu-satunya pilihan bagi Icardi adalah tetap di luar (tidak bermain) agar pemain lain bisa menunjukan sikap bagaimana mereka berperilaku. Anda harus menaruh respek dan sikap yang tepat di ruang ganti. Pelatih harus kredibel dan dinilai sebagai seseorang yang akan melakukan hal benar," kata Spalletti dikutip dari Calciomercato.
 
 
Performa Inter saat bermain tanpa Icardi memang dinilai tidak baik, termasuk saat kalah 0-1 di laga terakhir. Namun, Spalletti menegaskan hal itu bukan alasan untuk memainkan kembali Icardi tanpa upayanya mengubah perilakunya.
 
"Orang-orang mengatakan kami kehilangan banyak pertandingan tanpa Icardi, tetapi tim ini tidak lolos ke Liga Champions selama bertahun-tahun ketika dia masuk ke sini. Inter telah kehilangan banyak pertandingan yang lebih buruk daripada ini dengan Icardi. Harus bernegosiasi dengan pemain untuk memaksa dia bermain dan mengenakan seragam Inter adalah tindakan memalukan, bagi penggemar dan bagi rekan setimnya," ucap Spalletti.
 
"Beberapa pemain membuat perbedaan nyata, Messi adalah salah satunya, Icardi tidak. Disiplin dan profesional adalah kekuatan sejati tim. Saya telah meninggalkan pemain jauh lebih sedikit, dalam profesi ini Anda harus kredibel. Coba tanyakan pada penggemar Inter, mari kita lihat apakah mereka senang bernegosiasi dengan seorang pemain untuk mengenakan seragam ini," pungkasnya.
 
 
Masalah Icardi di Inter bermula dari pencopotan ban kaptennya pada Februari lalu. Banyak informasi yang menyebutkan sang istri yang juga agen Icardi, Wanda Nara, terlalu ikut campur mengenai urusan dengan klub, terutama mengenai masalah gaji. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X