Solskjaer Akui Sulit Bangkitkan Manchester United Hanya dalam Semalam

Kompas.com - 29/03/2019, 17:00 WIB
Ole Gunnar Solskjaer tampak memberi instruksi di tepi lapangan pada laga Cardiff City vs Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris, 22 Desember 2018. AFP/GEOFF CADDICKOle Gunnar Solskjaer tampak memberi instruksi di tepi lapangan pada laga Cardiff City vs Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris, 22 Desember 2018.

KOMPAS.com - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, menyatakan bahwa dirinya tidak akan mampu kembali membawa Setan Merah meraih kejayaan hanya dalam waktu semalam.

Ole Gunnar Solskjaer resmi ditetapkan sebagai manajer permanen Manchester United, Kamis (28/3/2019).

Di bawah asuhan Solskjaer, Manchester United memang telah menunjukkan tren positif.

Kini, Solskjaer berambisi kembali mengantarkan Setan Merah meraih trofi Premier League Inggris. Namun, pelatih asal Norwegia itu mengakui bahwa dirinya membutuhkan proses untuk mewujudkan ambisi tersebut.

"Mengangkat trofi Premier League lagi adalah harapan kami. Kami sudah pernah melakukannya berulang kali pada masa silam," kata Solskjaer dilansir BolaSport.com dari BT Sport.

Baca juga: Andy Cole Yakin Solskjaer Akan Tandai Era Baru Manchester United

"Kami tak sabar untuk menantinya dalam beberapa tahun ke depan, tetapi kami mesti melalui tahap demi tahap untuk mewujudkannya." imbuh dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sebab, ini tak akan terjadi hanya semalam. Sementara saat ini kami tertinggal 15, 16, atau 17 poin dari tim-tim teratas," ucap Solskjaer menambahkan.

Kali terakhir, Manchester United meraih gelar juara Liga Inggris adalah pada musim terakhir Sir Alex Ferguson, yakni 2012-2013.

Sejak saat itu, tiga pelatih sudah datang dan pergi di Stadion Old Trafford, mulai dari David Moyes hingga Jose Mourinho. Akan tetapi, Manchester United belum mampu kembali menjadi juara Liga Inggris.

Baca juga: Solskjaer Pelatih Terbaik di Sepanjang Sejarah Manchester United

Apa yang dikatakan Solskjaer memang masuk akal jika berkaca pada sejarah Manchester United.

Sejak tiba pada 6 November 1986, Sir Alex Ferguson perlu tujuh tahun sebelum bisa membawa Man United menjadi juara Liga Inggris, tepatnya pada musim 1992-1993.

Meski begitu, 'kesabaran' serupa tidak dimiliki era sepak bola modern. Pada milenial ini, pelatih dituntut untuk segera menghadirkan kesuksesan untuk tim yang dibela.

Sementara bagi Solskjaer, Man United memberikan waktu tiga tahun kepadanya sebagai kesempatan pertama merancang kejayaan klub. (Ahmad Tsalis)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.