Ingin Kembali ke Puncak, Kidambi Terinspirasi Momota dan Shi Yuqi

Kompas.com - 26/03/2019, 15:00 WIB
Pebulu tangkis India, Kidambi Srikanth, mengembalikan bola saat melawan pemain Korea Selatan, Lee Hyun Il, pada final Denmark Terbuka Superseries Premier di Odense, Denmark, 22 Oktober 2017.
Claus Fisker/Scanpix Denmark/AFPPebulu tangkis India, Kidambi Srikanth, mengembalikan bola saat melawan pemain Korea Selatan, Lee Hyun Il, pada final Denmark Terbuka Superseries Premier di Odense, Denmark, 22 Oktober 2017.

KOMPAS.com - Pebulu tangkis tunggal putra India, Kidambi Srikanth, menyimpan ambisi besar. Dia ingin kembali berada di posisi puncak setelah kini menempati ranking ketujuh dunia.

Dilansir BolaSport.com dari Times of India, Kidambi Srikanth mengaku bahwa dirinya sangat terinspirasi oleh rival-rivalnya dari negara lain. Mereka adalah para penghuni tiga besar peringkat tunggal putra dunia yakni Kento Momota (Jepang), Shi Yuqi (China) dan Viktor Axelsen (Denmark).

Baca Juga: Pebulu Tangkis India Kidambi Srikanth Jadi Pemain Nomor 1 Dunia

Kidambi menilai bahwa ketiga pebulu tangkis tersebut mampu kembali pada performa terbaiknya setelah mengalami serangkaian insiden, khususnya Momota yang kini duduk di takhta daftar ranking BWF.

"Momota telah melakukannya dengan sangat baik semenjak kembali dari hukuman larangan bermain," puji Kidambi.

"Dalam 16 bulan terakhir, dia mampu melakukan terbaik," ujarnya.

Kidambi juga menyoroti konsistensi permainan Axelsen dan Shi Yuqi yang juga sempat beberapa kali mengalami cedera, namun berhasil mempertahankan peringkat mereka.

"Viktor juga, dia berhasil tampil hingga perempat final dan semifinal. Shi Yuqi juga selalu sama. Mereka ini selalu konsisten," kata Kidambi.

Baca Juga: Komentar Kidambi Setelah Kalahkan Chong Wei Straight Game

"Saya sendiri sudah berada di delapan besar beberapa tahun terakhir. Jadi, saya ingin berusaha lebih keras agar bisa kembali ke tiga besar dunia. Saya (kan) pernah ada di empat besar selama tahun 2017-2018," ucap juara Indonesia Open 2017 tersebut.

Kidambi memang sempat berada pada masa terbaiknya pada tahun 2015 dan awal 2018, di mana ia sempat mencicipi peringkat satu dunia. Persaingan ketat pada nomor tunggal putra pun semakin membuatnya ingin banyak berlatih untuk lebih baik lagi.

Kedatangan para pelatih baru turut meningkatkan motivasinya untuk bangkit lagi dan meramaikan persaingan tunggal putra dunia.

"Saya memang belum bisa memberikan hasil yang saya inginkan (tahun ini), tetapi saya masih cukup senang dengan peningkatan saya," ujar dia.

"Adanya pelatih-pelatih baru akan sangat membantu kami (para pemain) meski ini baru satu bulan, nanti ketika sudah 3-4 bulan barulah akan terlihat perbedaannya," kata Kidambi lagi. (Nestri Yuniardi)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X