Kompas.com - 26/03/2019, 09:20 WIB
Jordan Henderson dan Raheem Sterling merayakan gol Jordan Henderson pada pertandingan Montenegro vs Inggris di Pidgorica dalam babak kualifikasi Piala Eropa 2020, 25 Maret 2019. AFP/ANDREJ ISAKOVICJordan Henderson dan Raheem Sterling merayakan gol Jordan Henderson pada pertandingan Montenegro vs Inggris di Pidgorica dalam babak kualifikasi Piala Eropa 2020, 25 Maret 2019.
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Raheem Sterling menjadi salah satu pencetak gol saat laga Grup A Kualifikasi Piala Eropa 2020 antara Montenegro vs Inggris yang berlangsung di Stadion Pod Goricom, Podgorica, Montenegro, Senin (25/3/2019) atau Selasa dini hari WIB.

Setelah mencetak gol kelima Inggris, Sterling langsung datang ke depan tribune suporter dan menempelkan kedua tangannya ke telinga.

Cara ini dilakukan Sterling untuk membungkam ejekan rasial suporter tuan rumah yang ditujukan ke sejumlah pemain Inggris, termasuk dirinya.

Usai laga, Sterling berharap UEFA dapat menindak tegas dan memberikan sanksi yang menimbulkan efek jera.

Baca juga: Montenegro Vs Inggris, The Three Lions Kembali Pesta Gol

"Ya, sesuatu yang serius bagi mereka, yang membuat mereka berpikir dua kali untuk melakukannya lagi," kata pemain Manchester City itu.

Wartawan Sky Sports, Rob Dorsett, yang hadir langsung di stadion melaporkan bahwa dirinya sudah berbincang dengan beberapa fotografer di tribune utara, dekat tempat suporter ultras Montenegro berada.

Dari pembicaran tersebut, para fotografer setempat menyatakan bahwa suporter tuan rumah telah mengejek secara rasial sejumlah pemain berkulit hitam Inggris.

"Danny Rose sangat kesal dengan situasi itu sehingga dia tidak ingin berbicara dengan media setelah pertandingan. Kausnya dibiarkan kusut di lantai ruang ganti, dan dia menolak sejumlah permintaan dari pemain Montenegro untuk bertukar kaus karena dia jelas sangat marah tentang apa yang terjadi," kata Dorsett.

Baca juga: Montenegro Vs Inggris, Southgate Tuding Suporter Lawan Rasialis

"Anda harus menghukum semua penggemar sehingga mereka tidak bisa datang ke pertandingan. Anda harus melakukan sesuatu yang benar-benar akan membuat mereka berpikir dua kali. Karena jika tim mereka tidak bisa bermain dengan para penggemar, itu akan membuat mereka berpikir dua kali untuk melakukannya," ujar Dorsett.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.