Kompas.com - 22/03/2019, 18:13 WIB
Ezra Walian menyaksikan laga Timnas U-23 Indonesia vs Thailand dari tribune penonton, 22 Maret 2019. VNEXPRESS/BINH LAMEzra Walian menyaksikan laga Timnas U-23 Indonesia vs Thailand dari tribune penonton, 22 Maret 2019.
|


KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, berharap kasus Ezra Walian bisa menjadi pelajaran penting bagi PSSI.

Ezra Walian diboyong pelatih Indra Sjafri ke Vietnam untuk mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Namun, pemain naturalisasi asal Belanda tersebut tak bisa didaftarkan karena perpindahan statusnya masih belum beres sepenuhnya.

Baca juga: Menurut Statuta FIFA, Ezra Walian Tak Bisa Bela Timnas U-23 Indonesia

Status Ezra Walian itu bermasalah karena dia pernah memperkuat Timnas U-17 Belanda pada Kualifikasi Piala Eropa U-17 2014. Alasan itulah yang dipermasalahkan FIFA sehingga Ezra tak bisa tampil.

"Ya kami baru tahu juga sehingga kami belum bisa memberikan respons lebih lanjut. Tapi setidaknya ini pelajaran penting agar berikutnya harus disiapkan apa saja prasyarat yang harus dipenuhi bagi setiap pemain untuk bisa memperkuat timnas, terutama yang masih dianggap punya dwi kewarganegaraan," kata Imam pada Jumat (22/3/2019).

Imam Nahrawi menyatakan Kemenpora siap membantu PSSI apabila terkendala dalam proses pengurusan naturalisasi pemain.

"PSSI perlu proaktif, sisi mana yang bisa dibantu oleh pemerintah. Pada prinsipnya pemerintah akan terus membantu setiap keinginan federasi cabor meraih prestasi terbaiknya," tutur Imam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Bela Timnas Indonesia adalah Impian Ezra Walian

Saat ini, PSSI tengah berupaya melakukan banding soal status Ezra Walian. Hal itu dikatakan Sekjen Ratu Tisha Destria. “Kami menghormati keputusan FIFA. Namun, kita masih punya peluang untuk challenge terkait status Ezra,” ucap Ratu Tisha pada situs web resmi PSSI.

Hal serupa juga menjadi keinginan Ezra. Dia berharap permasalahan statusnya segera beres sehingga bisa membela Timnas Indonesia. "Ezra sangat ingin dan berharap bisa membela Timnas Indonesia," ucap Wide melanjutkan.

"Saat ini, dia akan tetap berada di Vietnam menemani tim. Dia juga akan selalu mendukung Timnas Indonesia bermain dari tribune," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.