Alasan Aymeric Laporte dan Clement Lenglet Tak Dibawa Timnas Perancis

Kompas.com - 22/03/2019, 17:47 WIB
Eden Hazard dan Aymeric Laporte memperebutkan bola pada babak final Piala Liga Inggris yang digelar di Stadion Wembley, Minggu (24/2/2019).twitter.com/Carabao_Cup Eden Hazard dan Aymeric Laporte memperebutkan bola pada babak final Piala Liga Inggris yang digelar di Stadion Wembley, Minggu (24/2/2019).

KOMPAS.com - Timnas Perancis akan menjalani langkah pertama menuju Piala Eropa 2020 dengan bertanding di ajang kualifikasi kontra Moldova (22/3/2019) dan Islandia (25/3/2019).

Pelatih Didier Deschamps membawa 23 pemain untuk dua laga pertama Grup H kualifikasi tersebut.

Ia membawa tulang punggung tim yang menjuarai Piala Dunia 2018 dibumbui oleh beberapa pemain anyar seperti Tanguy Ndombele (Lyon, 21 tahun), Kingsley Coman (Bayern Muenchen, 22 tahun), dan Kurt Zouma (Everton, 24 tahun).

Akan tetapi, ada beberapa nama yang kembali hilang dari skuat timnas Perancis.

Aymeric Laporte (Manchester City) dan Clement Lenglet (Barcelona) absen lagi dari skuat racikan Didier Deschamps.

Baca Juga: Setelah Piala Dunia 2018, Timnas Prancis Hanya Punya 3 Sumber Gol

Laporte merupakan bek tangguh dengan kemampuan mengoper bola mumpuni. Di bawah Pep Guardiola, ia menjadi juara Liga Inggris pada musim pertamanya dan sangat konsisten baik sebagai bek kiri atau bek tengah.

Lenglet juga tak kalah hebat musim ini, Ia adalah bek tengah Barcelona dengan rating tertinggi (6,83) setelah Gerard Pique (7,19) di situs penyedia statistik, WhoScored.com.

Namun, Deschamps lebih ingin membawa Samuel Umtiti yang punya rating lebih rendah (6,64) dari Lenglet musim ini.

Pun, sang pelatih juga memilih untuk mengikut sertakan Kurt Zouma, bek Everton yang timnya sudah kebobolan 42 gol musim ini ketimbang Laporte walau ia bagian utama tim City yang baru kebobolan 21 gol sepanjang musim.

Pandit sepak bola Prancis, Julien Laurens, mengatakan bahwa kapten pemenang Piala Dunia 1998 dan Euro 2000 tersebut tidak buta dengan performa solid kedua bek tersebut.

Baca Juga: Keluarga di Prancis Dilarang Pakai Nama Griezmann dan Mbappe

"Deschamps tidak bodoh, dia tahu betapa bagus penampilan Aymeric Laporte dan Clement Lenglet bersama klub mereka masing-masing," ujar Laurens di program Totally Football Show.

"Namun, ada tiga hal penting bagi pemilihan pemain Deschamps: senioritas, kebutuhan, dan kepribadian."

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X