Alasan Timnas Indonesia Latihan di Australia

Kompas.com - 21/03/2019, 21:20 WIB
Pelatih tim nasional Indonesia, Simon McMenemy usai sesi latihan di Stadion Madya, Kompleks GBK, Jakarta, Kamis (21/3/2019) petang.Kompas.com/Alsadad Rudi Pelatih tim nasional Indonesia, Simon McMenemy usai sesi latihan di Stadion Madya, Kompleks GBK, Jakarta, Kamis (21/3/2019) petang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim nasional Indonesia mengadakan pemusatan latihan di Australia pada 6-17 Maret kemarin.

Timnas mengadakan latihan di luar negeri bertujuan agar sejenak menjauh dari wartawan.

Pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy, mengaku ingin agar para pemainnya bisa fokus berlatih jelang uji coba tandang melawan Myanmar pada Senin (25/3/2019).

"Saya respek dengan pekerjaan teman-teman (wartawan), tetapi sesekali kami bawa anak-anak jauh dari rumah, jauh dari Indonesia supaya mereka bisa berlatih tanpa harus memikirkan apa yang dipikirkan orang lain, kapan dia harus diwawancara, dan sebagainya," kata McMenemy seusai sesi latihan di Stadion Madya, Kompleks GBK, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

"Di sana, kami ada latihan teknik, taktik. Sangat bagus. Sangat puas dengan latihan yang ada di sana," kata McMenemy.

Baca juga: Jelang ke Myanmar, Timnas Indonesia Latihan Santai

Di Australia, timnas Indonesia sempat dua kali beruji coba, masing-masing melawan klub Liga Australia, Perth Glory, dan All Stars State League Australia yang berisikan pemain-pemain terbaik dari kasta keempat kompetisi Australia.

Dua laga tersebut berhasil dimenangkan timnas. Melawan Perth Glory, Evan Dimas dkk menang 3-1, sedangkan melawan All Stars State League Australia menang dengan skor 5-1.

Sekembalinya dari Australia, timnas Indonesia sempat berlatih beberapa hari di Bali. Sesi latihan di Bali ditutup dengan beruji coba melawan Bali United pada Rabu (20/3/2019). Berbeda dengan dua uji coba di Australia, kali ini timnas ditahan imbang 1-1.

Kendati demikian, McMenemy mengaku puas dengan performa anak asuhnya.

"Saya tidak peduli dengan hasil melawan Bali United. Satu-satunya hasil yang membuat saya peduli adalah nanti di Myanmar," ujar pelatih asal Skotlandia itu.

"Kenapa saya senang pertandingan melawan Bali karena kami banyak belajar. Ada feedback dari pemain, apa yang dilakukan bagus, apa yang kurang bagus. Kami evaluasi semuanya," katanya.

Baca juga: Vietnam Berperan di Balik Keputusan AFC Tahan Ezra Walian Bela Timnas U-23

Uji coba melawan Myanmar merupakan uji coba resmi FIFA pertama timnas pada 2019 ini. Uji coba ini sekaligus pemanasan sebelum timnas menjalani Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023.

Skuad timnas dijadwalkan akan bertolak dari Jakarta pada Jumat (22/3/2019).




Close Ads X