Harga Tak Cocok Jadi Alasan Ronaldinho Dilarang Datang ke Palembang

Kompas.com - 21/03/2019, 15:40 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru merencanakan bakal membeli saham PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SO) yang menaungi klub Sriwijaya FC dengan menggunakan APBD 2019, Selasa (18/12/2018). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAGubernur Sumsel Herman Deru merencanakan bakal membeli saham PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SO) yang menaungi klub Sriwijaya FC dengan menggunakan APBD 2019, Selasa (18/12/2018).

 

PALEMBANG, KOMPAS.comLegenda sepak bola Brasil, Ronaldinho, gagal berkunjung ke Palembang, Sumatera Selatan, lantaran disebut tak mendapatkan izin dari pemerintah setempat.

Ronaldinho sebelumnya akan menghadiri acara  "Ronaldinho Tour to Palembang", di Stadion Jakabaring, Palembang, pada 30-31 Maret 2019 mendatang.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru akhirnya ikut menanggapi gagalnya Ronaldinho menginjakkan kaki ke bumi Sriwijaya.

Herman menyebut, kemungkinan ada ketidakcocokan harga antara pihak panitia penyelenggara dan pengelola Jakabaring Sport City (JSC) sehingga mantan pemain bola kelas dunia tersebut batal berkunjung ke Palembang.

"Saya jawabnya sederhana, mungkin nggak cocok harga dengan JSC. Belum cocok harga dengan Ronaldinho," kata Herman saat berada di kantornya, Kamis (21/3/2019).

Baca juga: Kedatangan Ronaldinho ke Palembang Terkendala Perizinan 

Selain itu, Herman pun membantah jika pihaknya melarang adanya acara kegiatan Ronaldinho di Palembang dengan tidak menerbitkan izin dari kegiatan tersebut.

"Kalau larangan itu, kalau dia mengajukan tertulis larangannya juga tertulis, kalau dia larangan lisan tentu larangannya lisan. Kalau lisan kapan aku melarang? Saya tidak menyuruh, juga idak melarang," ujarnya.

Pengajuan izin penyelenggaraan kegiatan menurut Herman bukanlah wewenang dari pemerintah daerah. Terlebih lagi saat ini Jakabaring Sport City (JSC) telah dikelola oleh pihak swasta tanpa ada campur tangan dari Pemprov Sumsel.

"Ukuran jadi tidak jadi , sebenarnya bisa dananya dengan panitia yang menyelenggarakan dan yang punya kuasa mengelola tempat (JSC). Sebenarnya tidak ke Gubernur nanya itu agak salah. Pengajuan surat (izin) tidak ke Gubernur, mana ada hubungannya. Sama seperti saya mau naik kapal, masak kirim surat ke presiden," ungkap Gubernur Sumsel.

Pemprov Sumsel menurutnya mendukung setiap kegiatan olahraga yang ada di Palembang tanpa menolak apapun.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X