Kompas.com - 21/03/2019, 11:20 WIB
Cristiano Ronalo dan Emre Can merayakan gol pada laga Sassuolo vs Juventus dalam lanjutan Serie A Liga Italia di Stadion Mapei, 10 Februari 2019. AFP/MIGUEL MEDINACristiano Ronalo dan Emre Can merayakan gol pada laga Sassuolo vs Juventus dalam lanjutan Serie A Liga Italia di Stadion Mapei, 10 Februari 2019.

KOMPAS.com - Striker bintang Juventus, Cristiano Ronaldo, mendapatkan dukungan dari rekan satu timnya, Emre Can, terkait selebrasi yang dilalukan pada laga melawan Atletico Madrid.

UEFA menilai Ronaldo bersalah karena melakukan selebrasi yang dianggap provokatif saat mencetak hattrick ke gawang Atletico di laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions, 31 Maret 2019 lalu.

Ronaldo menirukan gestur pelatih Atletico, Diego Simeone, saat berselebrasi pada laga leg pertama.

Akibat selebrasi tersebut, UEFA kini sedang menjalankan investigasi untuk menentukan sanksi bagi pemain asal Portugal itu.

Kendati demikian, Emre Can menilai tidak ada yang salah dengan selebrasi Ronaldo. Menurutnya, mantan pemain bintang Real Madrid itu bebas melakukan selebrasi dengan gaya apa pun setelah menorehkan penampilan gemilangnya.

Baca juga: Ronaldo Tak Perlu Membuktikan Apa Pun!

"Saya tak mau menilai gestur itu, tetapi setelah Simeone melakukannya pada partai pertama, harus dibilang bahwa seseorang seperti Ronaldo, dengan penampilannya, harusnya diperbolehkan merespons dan berselebrasi sesuka hatinya," ujar Emre Can.

"Semua orang di stadion tahu kepada siapa selebrasi tersebut ditujukan."

"Saya merasa bahagia dengan hattrick Ronaldo karena tak mudah baginya partai pertama di Madrid," tutur Emre Can lagi.

Pada laga pertama di Madrid, Ronaldo memang terus mendapat ejekan dari suporter lawan. Apalagi, Ronaldo memang mantan pemain Real Madrid, rival sekota Atletico.

Baca juga: Ingin Tiru Messi atau Ronaldo Jadi Penyebab Mo Salah Mandul 7 Laga

"Ronaldo menerima berbagai ejekan pahit dan ingin memberikan balasan. Cara dia melakukannya, dengan tiga gol, sungguh luar biasa," kata Emre Can.

"Saya bisa bilang bahwa Ronaldo adalah tipe orang yang pendiam dan rendah hati. Dia tak memperlihatkan status kebintangannya dan itu membuat saya terkesan."

"Dia selalu berkata 'halo' dan 'terima kasih' untuk segalanya. Dia tak berlaku demikian hanya kepada rekan setim, tetapi juga kepada pelatih, pemijat... Orang-orang akan terkejut apabila melihat betapa normalnya Ronaldo," tutur Emre Can.

Meski dinilai bersalah, Ronaldo kemungkinan tidak akan mendapat hukuman berat dari UEFA.

Dalam kasus Simeone, sang pelatih "hanya" mendapat hukuman denda sebesar 18 ribu pound (Rp339juta rupiah).

Ronaldo pun diperkirakan akan mendapat denda serupa terkait perilakunya tersebut. (Thoriq Az Zuhri Yunus)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingat, Tak Bisa Sembarang Pakai Logo MotoGP di Mandalika karena...

Ingat, Tak Bisa Sembarang Pakai Logo MotoGP di Mandalika karena...

Motogp
Piala Asia Wanita, Zahra dkk Antusias Tatap Duel Kontra Penyerang Chelsea

Piala Asia Wanita, Zahra dkk Antusias Tatap Duel Kontra Penyerang Chelsea

Liga Indonesia
Coppa Italia: Sejarah dan Daftar Juara

Coppa Italia: Sejarah dan Daftar Juara

Sports
Hasil Drawing Piala AFC 2022, Bali United dan PSM Segrup dengan Klub Malaysia

Hasil Drawing Piala AFC 2022, Bali United dan PSM Segrup dengan Klub Malaysia

Liga Indonesia
Haruna Soemitro: Saya Menyampaikan Aspirasi, kemudian Di-bully...

Haruna Soemitro: Saya Menyampaikan Aspirasi, kemudian Di-bully...

Liga Indonesia
Deportasi Bukan Akhir, Djokovic Bisa Mentas di Australia Open Selanjutnya

Deportasi Bukan Akhir, Djokovic Bisa Mentas di Australia Open Selanjutnya

Sports
Link Live Streaming Bali United Vs Persita, Kick-off 18.15 WIB

Link Live Streaming Bali United Vs Persita, Kick-off 18.15 WIB

Liga Indonesia
AC Milan Vs Spezia, San Siro 'Bersalah' atas Cederanya Tomori?

AC Milan Vs Spezia, San Siro "Bersalah" atas Cederanya Tomori?

Liga Italia
PSIS Vs Arema FC, 7 Fakta dalam Laga Pertaruhan Puncak Singo Edan

PSIS Vs Arema FC, 7 Fakta dalam Laga Pertaruhan Puncak Singo Edan

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Persib, Tekad Pesut Etam Perpanjang Derita Maung Bandung

Borneo FC Vs Persib, Tekad Pesut Etam Perpanjang Derita Maung Bandung

Liga Indonesia
Piala Asia Wanita 2022, Hak Bertanding Vietnam Terancam Dicabut

Piala Asia Wanita 2022, Hak Bertanding Vietnam Terancam Dicabut

Liga Indonesia
Update Pembebasan Sanksi WADA: Bendera Merah Putih Akan Segera Berkibar Lagi

Update Pembebasan Sanksi WADA: Bendera Merah Putih Akan Segera Berkibar Lagi

Sports
Sudah Berlatih, Marquez Bakal Ikut Tes Pramusim MotoGP di Mandalika?

Sudah Berlatih, Marquez Bakal Ikut Tes Pramusim MotoGP di Mandalika?

Motogp
8 Fakta Menarik Jelang Laga Bali United Vs Persita Tangerang

8 Fakta Menarik Jelang Laga Bali United Vs Persita Tangerang

Liga Indonesia
Real Madrid Juara Piala Super Spanyol, Ancelotti Sebut Pemainnya Jelek

Real Madrid Juara Piala Super Spanyol, Ancelotti Sebut Pemainnya Jelek

Liga Spanyol
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.