Upaya Mengatasi Praktik Percaloan Tiket Laga Final IBL

Kompas.com - 19/03/2019, 19:50 WIB
Vice President Satria Muda Pertamina Jakarta, Rony Gunawan (kiri), saat berbicara pada konferensi pers final IBL Pertamax 2018-2019, di Jakarta, Selasa (19/3/2019). Dok. IBLVice President Satria Muda Pertamina Jakarta, Rony Gunawan (kiri), saat berbicara pada konferensi pers final IBL Pertamax 2018-2019, di Jakarta, Selasa (19/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak Indonesian Basketball League ( IBL) menerapkan aturan khusus untuk mengakali praktik percaloan tiket pertandingan final pertama antara Satria Muda Pertamina Jakarta dan Stapac Jakarta di Britama Arena, Jakarta, Kamis (19/3/2019).

Untuk laga tersebut, jumlah tiket yang terjual sudah mencapai angka 80 persen, sedangkan 20 persen sisanya dijual di lokasi saat hari pertandingan (on the spot).

Baca juga: Kejuaraan Beregu Campuran Asia, Tontowi/Winny Menangi Laga Pertama

Bagi pembeli tiket on the spot, IBL memastikan bahwa setiap orang hanya bisa membeli satu tiket, mengacu kepada kartu identitas yang digunakan.

"Penjualan tiket on the spot  dibuka Kamis pada pukul 1 siang," kata Vice President Satria Muda, Rony Gunawan, saat konferensi pers di Jakarta, pada Selasa (19/3/2019) siang.

"Diharapkan penonton bawa kartu tanda pengenal karena setiap satu tiket itu dibutuhkan satu tanda pengenal untuk menghidari percaloan," ujar Rony melanjutkan.

Pemain Satria Muda, Arki Dikania Wisnu (kiri) saat tampil pada laga seri kedelapan IBL Pertamax 2018-2019 melawan NSH Jakarta, di GOR UNY, Yogyakarta, Jumat (15/2/2019).Dok. IBL Pemain Satria Muda, Arki Dikania Wisnu (kiri) saat tampil pada laga seri kedelapan IBL Pertamax 2018-2019 melawan NSH Jakarta, di GOR UNY, Yogyakarta, Jumat (15/2/2019).

Rony menambahkan, khusus untuk pelajar juga bisa membeli tiket dengan menggunakan kartu pelajar.

Sementara itu, pembeli yang membawa anak di bawah umur bisa langsung membawa sang anak saat transaksi pembelian tiket.

"Nanti anaknya dibawa sekalian (saat membeli) agar nanti bisa dilihat panitia," kata Ronny.

Baca juga: Stapac Jakarta Optimistis Patahkan Mitos Final IBL

Untuk final pertama, ada empat kategori tiket, yakni tribune (Rp 50.000), VIP 2 (Rp 100.000), VIP 1 (Rp 150.000), dan courtside atau pinggir lapangan (Rp 500.000).

Sementara itu, tiket laga final kedua di GOR C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat, terbagi menjadi dua kategori, yaitu tribune (Rp 60.000) dan courtside (Rp 300.000).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X