Ibrahimovic Minta Man United Lupakan Sir Alex Ferguson

Kompas.com - 19/03/2019, 13:00 WIB
Ekspresi manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, saat mengangkat trofi Liga Inggris musim 2012-2013 seusai laga menghadapi Swansea City di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, pada 12 Mei 2013.AFP PHOTO / ANDREW YATES Ekspresi manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, saat mengangkat trofi Liga Inggris musim 2012-2013 seusai laga menghadapi Swansea City di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, pada 12 Mei 2013.

KOMPAS.com - Bintang Los Angeles Galaxy, Zlatan Ibrahimovic, menilai Mancester United saat ini masih kesulitan berkembang karena belum bisa melupakan Sir Alex Ferguson.

Menurut Ibrahimovic, hal itu membuat setiap pelatih yang datang setelah Ferguson pensiun selalu gagal.

Ferguson meninggalkan Manchester United pada 2013. Sejak saat itu, belum ada pelatih yang mampu membawa Setan Merah kembali berjaya.

"Semua hal yang terjadi selalu dibandingkan dengan era Sir Alex Ferguson. Mereka semua berkata bahwa bila Sir Alex di sini, hal ini tak akan terjadi," ucap Ibrahimovic dikutip BolaSport.com dari Mirror.

"Jika saya manajer United, saya akan berkata 'saya tak punya Sir Alex lagi dan saya datang untuk membuat sejarah saya sendiri'," ucap Ibrahimovic menambahkan.

Baca Juga : Zidane Kembali, Manchester United Sekuat Tenaga Pertahankan De Gea

Ibrahimovic pantas berpendapat seperti ini karena pernah membela Man United meski hanya semusim sejak pertengahan 2016.

Ibrahimovic datang ketika Man United diasuh Jose Mourinho. Untuk diketahui, Mourinho adalah pelatih ketiga Man United setelah ditinggal Ferguson.

Sebelum Mourinho, Man United sempat dilatih David Moyes dan Louis Van Gaal. Berbeda Moyes dan Van Gaal, Mourinho menjadi pelatih yang paling sukses jika dihitung dari jumlah gelar juara.

Baca Juga : 3 Hal Buruk Manchester United Saat Didepak Wolves dari Piala FA

Mourinho memberi Man United gelar Carabao Cup dan Liga Europa, sedangkan Van Gaal mempersembahkan satu Piala FA dan Moyes gagal total.

Kini, tongkat pelatih bergeser kepada Ole Gunnar Solskjaer yang juga merupakan mantan anak asuh Ferguson.

Performa Solskjaer terbilang cukup memuaskan meski hanya dikontrak menjadi pelatih sementara.

Man United di bawah Solskjaer baru tiga kali kalah dari 19 laga di semua kompetisi dan berhasil melaju ke babak perempat final Liga Champions. (Henrikus Ezra Rahardi)




Close Ads X