Kompas.com - 19/03/2019, 11:18 WIB
Selebrasi penyerang Persija, Bambang Pamungkas seusai mencetak gol ke gawang Mitra Kukar pada laga 8 Besar Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan, Kota Solo, Minggu (4/2/2018) sore. SUCI RAHAYU/BOLASPORT.COMSelebrasi penyerang Persija, Bambang Pamungkas seusai mencetak gol ke gawang Mitra Kukar pada laga 8 Besar Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan, Kota Solo, Minggu (4/2/2018) sore.
Penulis Alsadad Rudi
|

Bepe pun meyakini hal itu akibat ulah para buzzer politik yang dinilainya mengais serpihan-serpihan dukungan dengan menggunakan “cocoklogi” yang sangat dipaksakan.

Baca juga: Kata Bepe, Susah Maju Jika Main Bola Nyeker

"Bagi komunitas sepak bola, cocoklogi semacam itu jelas menjadi bahan tertawaan, mereka tahu betul apa arti salam yang saya dan pemain Persija berikan tersebut. Namun, bagi mereka yang bukan pemerhati sepak bola, penggiringan opini seperti di atas sedikit sebanyak bisa jadi akan berpengaruh," ujar Bepe.

Melanjutkan ceritanya, Bepe berujar bahwa dirinya beberapa kali bertemu dengan orang-orang yang mengajak berfoto, tetapi disertai ajakan setengah memaksa untuk memberi kode simbol dukungan kepada salah satu pasangan, baik 01 maupun 02. Jika sudah demikian, Bepe mengaku dengan sehalus mungkin akan selalu menolaknya. 

"Pose saya ya normal-normal saja seperti biasa, sedang pose mereka yang terserah mereka, saya tidak pernah melarang. Akibatnya, ada beberapa yang ternyata kesal dengan reaksi saya tersebut. Ada yang bertanya mengapa saya tidak mau melakukannya. Ada yang jadi berpikir bahwa saya berbeda pilihan dengan dia, padahal belum tentu," kata Bepe.

"Bahkan, ada yang kemudian tetap berfoto namun hanya sekadar basa-basi (mungkin juga dihapus), karena sudah terlanjur minta berfoto. Bagi saya ya monggo saja, silakan, tidak apa-apa," tutur Bepe.

Baca juga: Bepe: Butuh Luck untuk Bisa Main di Piala Dunia

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bambang Pamungkas dan istrinya Tribuana Tunggal Dewi saat ditemui usai pementasan teater Genta Sriwijaya di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (20/11/2018).KOMPAS.com/IRA GITA Bambang Pamungkas dan istrinya Tribuana Tunggal Dewi saat ditemui usai pementasan teater Genta Sriwijaya di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (20/11/2018).

Menurut Bepe, pernah pula dalam sebuah pertandingan ia bertemu dengan seorang pemain yang tak terlalu dekat dengannya. Pemain tersebut pun langsung menanyakan pilihannya di Pilpres kali ini.

"'Mas kosong satu apa kosong dua?". Seketika saya pun menjawab, 'Waduh, enggak ikut-ikut aku'," kata menirukan pertanyaan pemain tersebut.

Bepe sendiri menegaskan bahwa dirinya bukanlah orang yang anti atau buta politik. Ia juga menyatakan dirinya tak pernah golput.

Baca juga: Bepe Sebut Isu Liga Settingan Harus Diusut Seperti Calciopoli Italia

Namun, ia menolak untuk terlibat dalam debat kusir yang dinilainya tidak bermutu. Oleh karena itu, ia selalu menolak menjadi juru kampanye amatir bagi siapa pun. 

Walaupun demikian, Bepe menyatakan dirinya tidak anti kepada teman-temannya yang dengan lantang menyuarakan pandangan dan pilihan politiknya. Baginya, setiap orang bebas untuk melakukannya dan tak ada aturan yang melarang.

"Jadi, Bambang Pamungkas itu 01 atau 02? Jawaban saya adalah: Bambang Pamungkas itu lahir tanggal 10, dan nomer punggungnya 20," kata Bepe menutup tulisannya itu.

Baca juga: Bepe Ucapkan Selamat pada Persib U-16 Setelah Juara Liga 1 U-16

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.