Soal Selebrasi, Cristiano Ronaldo Dinyatakan Bersalah oleh UEFA

Kompas.com - 18/03/2019, 20:46 WIB
Gaya selebrasi Cristiano Ronaldo pada pertandingan Juventus vs Atletico Madrid dalam babak 16 besar Liga Champions di Stadion Allianz, 12 Maret 2019. AFP/MARCO BERTORELLOGaya selebrasi Cristiano Ronaldo pada pertandingan Juventus vs Atletico Madrid dalam babak 16 besar Liga Champions di Stadion Allianz, 12 Maret 2019.

KOMPAS.com - Penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo, dinyatakan bersalah oleh UEFA karena selebrasi yang dilakukannya saat laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Atletico Madrid, Selasa (12/3/2019) atau Rabu dini hari WIB.

Pada laga itu, Juventus menang 3-0 atas Atletico Madrid dengan Ronaldo sebagai pencetak ketiga gol tersebut.

Sesaat setelah laga rampung, megabintang asal Portugal ini melakukan selebrasi dengan mengayunkan kedua tangannya dari atas ke bawah menuju pangkal paha.

Selebrasi yang Ronaldo tunjukkan tersebut nyaris serupa dengan yang dilakukan pelatih Atletico, Diego Simeone, saat timnya menang melawan Juve pada leg pertama.

Seolah-olah, pemain berusia 34 tahun ini membalas aksi Simeone dua pekan lalu.

Baca juga: Juventus Vs Atletico, Ketika Ronaldo Balas Selebrasi Tak Sopan Simeone 

Namun, tidak hanya itu, selebrasi kontroversial Ronaldo juga diduga ditujukan untuk suporter Atletico Madrid yang hadir di Stadion Allianz karena memang Ronaldo melakukannya di depan ribuan fans klub ibu kota Spanyol itu.

Karena hal itu, UEFA memutuskan Ronaldo bersalah atas selebrasi yang dia lakukan.

"Menurut hasil investigasi yang dilakukan pada laga babak 16 besar Liga Champions antara Juventus vs Atletico Madrid pada 12 Maret di Italia, UEFA memutuskan untuk mendakwa Juventus karena pemain mereka, Cristiano Ronaldo, melanggar aturan kedisplinan. Selanjutnya, kasus ini akan diumumkan hasilnya pada 21 Maret 2019," tulis UEFA seperti yang dilansir dari ESPN.

Baca juga: Gara-gara Selebrasi, Ronaldo Terancam Absen pada Perempat Final Liga Champions

Meski terbukti bersalah, Ronaldo kemungkinan tidak akan mendapat hukuman berat.

Dalam kasus Simeone, sang pelatih "hanya" mendapat hukuman denda sebesar 18.000 pound (Rp 339 juta rupiah).

Ronaldo pun diperkirakan akan mendapat denda serupa terkait perilakunya tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber ESPN
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X