Presiden Komite Olimpiade Jepang Diyakini Akan Mengundurkan Diri

Kompas.com - 18/03/2019, 16:41 WIB
Presiden Komite Olimpiade Jepang, Tsunekazu Takeda, menghadiri konferensi pers di Tokyo, Jepang, pada 15 Januari 2019. AFP/MARTIN BUREAUPresiden Komite Olimpiade Jepang, Tsunekazu Takeda, menghadiri konferensi pers di Tokyo, Jepang, pada 15 Januari 2019.

KOMPAS.com - Presiden Komite Olimpiade Jepang (JOC), Tsunekazu Takeda, disebut-sebut akan segera mengundurkan diri dari jabatannya tersebut pada Selasa (19/3/2019).

Sebuah sumber menyatakan, Tsunekazu Takeda akan mundur karena sedang diperiksa terkait dugaan korupsi dalam pengajuan Jepang menjadi tuan rumah Olimpiade Tokyo 2020.

Baca juga: Dihadiri 60.739 Orang, Laga Sepak Bola Wanita Pecahkan Rekor Penonton

Pria berusia 71 tahun itu memang sudah membantah telah melakukan kesalahan dalam proses pengajuan Tokyo sebagai penyelenggara Olimpiade dan Paralimpik.

Meski demikian, sumber itu meyakini bahwa Takeda akan tetap mundur dari jabatannya pada rapat dewan JOC.

Takeda menjabat sebagai Presiden JOC sejak tahun 2001 dan sekarang sedang menjalani masa jabatannya yang ke-10.

Pihak penyelidik Perancis mencurigai sebagian dari uang 2,8 juta dollar Singapura (sekitar Rp 29,4 miliar) yang dibayarkan panitia bidding Tokyo kepada perusahaan konsultan Singapura, Black Tidings, juga diterima oleh Papa Massata Diack.

Papa Massata Diack adalah seorang lelaki berkebangsaan Senegal. Ia adalah anak dari seorang anggota Komite Olimpiade Internasional yang punya pengaruh besar.

Takeda, yang juga anggota IOC, menyatakan bahwa pembayaran kepada perusahaan konsultan Singapura itu merupakan kompensasi yang sah berdasarkan perjanjian konsultasi.

Kini, Takeda terus bekerja sama dengan jaksa di Perancis untuk membersihkan namanya.

Baca juga: 16 Pebulu Tangkis Indonesia Ikut Asia Mixed Team Championships 2019

Takeda masuk dalam investigasi korupsi pada Desember 2018. Pada Januari lalu, ia membantah tuduhan dirinya diduga membeli suara pada tahun 2013 yang membuat Tokyo sukses menjadi tuan rumah Olimpiade.

Adanya kabar pengunduran diri Takeda memunculkan dua nama yang diyakini bisa menjadi pengganti, yakni Yasuhiro Yamashita dan Kozo Tashima.

Yamashita dan Tashima dikenal sebagai peraih medali emas Olimpiade dari cabang olahraga judo. Mereka sama-sama merupakan anggota Dewan Eksekutif JOC.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X