Sosok Tak Tergantikan di Bayern Bukan Neuer atau Lewandowski

Kompas.com - 18/03/2019, 14:25 WIB
 Javi Martinez, Leon Goretzka, Thomas Mueller, Robert Lewandowski, dan Joshua Kimmich merayakan gol timnya pada pertandingan Bayern Munich vs Fortuna Duesseldorf, 24 November 2018. AFP/CHRISTOF STACHE Javi Martinez, Leon Goretzka, Thomas Mueller, Robert Lewandowski, dan Joshua Kimmich merayakan gol timnya pada pertandingan Bayern Munich vs Fortuna Duesseldorf, 24 November 2018.

KOMPAS.com - Siapa pemain yang tak tergantikan di Bayern Muenchen musim ini? Jawabannya bukanlah Manuel Neuer atau Robert Lewandowski, melainkan Joshua Kimmich.

Manuel Neur memang menjadi kapten Bayern Muenchen, sedangkan Robert Lewandowski berstatus pemain asing tersubur di Liga Jerman. Namun, peran Joshua Kimmich amatlah vital di tim berjulukan Die Roten itu.

Musim ini, Kimmich bermain pada setiap pertandingan Bayern di Bundesliga 1 - kasta teratas Liga Jerman. Dia pun tak absen pada pertandingan DFB Pokal alias Piala Jerman dan Piala Super Jerman.

Baca juga: Hasil Liga Jerman, 3 Gol James Pertahankan Bayern di Puncak Klasemen

Satu-satunya pengecualian adalah laga kedua babak 16 besar Liga Champions ketika Bayern kalah 1-3 dari Liverpool, Rabu (13/3/2019). Dia absen karena menjalani skors akibat akumulasi kartu kuning.

Selain itu, Kimmich tak pernah absen dimainkan oleh pelatih Niko Kovac. Kontribusinya pun begitu nyata bagi Bayern.

Berdasarkan statistik Bundesliga, Kimmich menjadi salah satu pemain yang paling banyak menjelajah. Dia rata-rata melahap 12 kilometer setiap 90 menit pertandingan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dipasang sebagai bek sayap kanan, Kimmich dibekali kemampuan lengkap untuk pemain bertahan modern. Rata-rata dalam tiap laga, pemain kelahiran 8 Februari 1995 itu melakukan tiga aksi defensif, tekel, intersep, dan sapuan.

Sebagai bek modern, Kimmich juga punya andil besar dalam membantu serangan Bayern. Eks pemain RB Leipzig itu menjadi bek dengan keterlibatan gol terbanyak di Liga Jerman musim ini.

Hingga pekan ke-26 Bundesliga 1, Kimmich telah mencetak dua gol dan mengemas 11 asis. Berdasarkan situs web Transfermarkt, soal kreasi gol, dia cuma kalah dari penyerang sayap Borussia Dortmund, Jadon Sancho (15 asis).

Baca juga: Wawancara Eksklusif Joshua Kimmich, Segan Dibandingkan dengan Lahm

Akan tetapi, kelebihan utama Kimmich sesungguhnya adalah dalam hal keserbabisaan (versatility). Meski berposisi asli sebagai bek sayap, dia juga bisa dimainkan sebagai gelandang dan bek tengah.

"Saya pikir, Kimmich akan menjadi solusi bagi tim ini untuk posisi nomor 6 (gelandang bertahan). Saya begitu menyukainya," kata Pelatih Timnas Jerman, Joachim Loew, September lalu.

"Kimmich merupakan pemain yang cerdas dan tangguh," kata Matthias Sammer, mantan direktur teknik Bayern.

Joshua Kimmich melakukan wawancara eksklusif dengan sejumlah media dalam Bundesliga Media Visit seusai laga Bayern Muenchen vs Hertha Berlin di Stadion Allianz Arena, 23 Februari 2019. KOMPAS.com/JALU W WIRAJATI Joshua Kimmich melakukan wawancara eksklusif dengan sejumlah media dalam Bundesliga Media Visit seusai laga Bayern Muenchen vs Hertha Berlin di Stadion Allianz Arena, 23 Februari 2019.

Keserbabisaan Kimmich itu tak lepas dari peran Josep "Pep" Guardiola. Pelatih Manchester City itulah yang memboyongnya ke Bayern dari RB Leipzig pada musim dingin 2015.

Pemain yang merasakan Akademi VfB Stuttgart itu pun mengakui bahwa Pep Guardiola adalah sosok penting dalam kariernya. Mantan pelatih Bayern itu memberi wawasan baru bagi dia dalam bermain sepak bola.

"Saya bermain di berbagai posisi ketika dilatih Pep. Saya jadi banyak belajar soal ruang dan bisa berpikir tentang permainan secara keseluruhan," tutur Kimmich seperti dikutip dari situs web Daily Mail, Oktober 2018.

Baca juga: Liverpool Vs Bayern Muenchen, Kimmich Pesimistis Main di Anfield

Kerja keras dan keserbabisaan itu membuat Kimmich dibanding-bandingkan dengan Philipp Lahm, mantan kapten Bayern dan Jerman saat juara dunia pada Piala Dunia 2014. Hal itu pun dikatakan Sammer.

"Cepat atau lambat, Kimmich akan menjadi kapten di klub dan timnas serta melegenda," puji Sammer.

Kimmich sebenarnya segan dengan perbandingan itu. Dia menganggap dirinya belum sebanding dengan Lahm yang telah menghadirkan banyak gelar bagi Bayern.

"Lahm adalah pemain yang sangat hebat. Saya banyak belajar dari dia," tuturnya kepada Kompas.com pada Bundesliga Media Visit, Sabtu (23/2/2019).

Kendati demikian, Kimmich tetap tak bisa menepis pujian banyak pihak kepadanya yang membandingkan dirinya dengan Philipp Lahm. Apalagi, soal jumlah asis dalam satu musim, dia sudah bisa menyamai catatan tertinggi seniornya tersebut.

Lahm membukukan asis terbanyak di Liga Jerman pada 2012-2013, 11 kali menjadi kreator gol bagi rekan-rekannya. Jumlah itu bisa dipecahkan Kimmich yang hingga pekan ke-26 sudah membukukan catatan serupa.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prediksi Line Up Timnas U23 Indonesia Vs Tajikistan, Menanti Aksi Bagus Kahfi di Skuad Garuda Muda

Prediksi Line Up Timnas U23 Indonesia Vs Tajikistan, Menanti Aksi Bagus Kahfi di Skuad Garuda Muda

Liga Indonesia
Piala Thomas 2020, Pujian Tunggal Putra China untuk Anthony Ginting

Piala Thomas 2020, Pujian Tunggal Putra China untuk Anthony Ginting

Badminton
Ada Pembatasan Atlet di Peparnas XVI Papua

Ada Pembatasan Atlet di Peparnas XVI Papua

Sports
Pukulan 'Aneh' Ginting Buka Jalan Indonesia ke Podium Juara Piala Thomas

Pukulan "Aneh" Ginting Buka Jalan Indonesia ke Podium Juara Piala Thomas

Badminton
Usai Lompat ke Bahu Joaquin Correa dan Diganjar Kartu Merah, Luiz Felipe Buka Suara

Usai Lompat ke Bahu Joaquin Correa dan Diganjar Kartu Merah, Luiz Felipe Buka Suara

Liga Italia
'Happy Ending' di Aarhus dan Gongjin!

"Happy Ending" di Aarhus dan Gongjin!

Badminton
Kisah Pertemuan Pertama Francesco Bagnaia dengan Valentino Rossi

Kisah Pertemuan Pertama Francesco Bagnaia dengan Valentino Rossi

Sports
Isi Hati Marcus Gideon dan Fajar Alfian Usai Merah Putih Tak Berkibar di Podium Piala Thomas

Isi Hati Marcus Gideon dan Fajar Alfian Usai Merah Putih Tak Berkibar di Podium Piala Thomas

Badminton
Jadwal Liga Champions Pekan Ini, Big Match Atletico Madrid Vs Liverpool

Jadwal Liga Champions Pekan Ini, Big Match Atletico Madrid Vs Liverpool

Liga Champions
VIDEO - Aksi Ciamik Egy Maulana Vikri Selamatkan FK Senica dari Kekalahan

VIDEO - Aksi Ciamik Egy Maulana Vikri Selamatkan FK Senica dari Kekalahan

Liga Lain
Perusahaan Aset Kripto Perpanjang Napas Lazio

Perusahaan Aset Kripto Perpanjang Napas Lazio

Liga Italia
Pimpin Tim Kerja Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA, Ketua KOI Sigap Petakan Solusi

Pimpin Tim Kerja Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA, Ketua KOI Sigap Petakan Solusi

Sports
Merah Putih Tak Berkibar di Podium Piala Thomas 2020, Kemenpora Kecolongan?

Merah Putih Tak Berkibar di Podium Piala Thomas 2020, Kemenpora Kecolongan?

Badminton
Berkat Aksi Heroik, Reguilon dan Dier Dapat Man of the Match Bersama

Berkat Aksi Heroik, Reguilon dan Dier Dapat Man of the Match Bersama

Liga Inggris
Kilas Balik Liga Champions 1997-1998, Saat Dynamo Kiev Lumat Barcelona di Camp Nou

Kilas Balik Liga Champions 1997-1998, Saat Dynamo Kiev Lumat Barcelona di Camp Nou

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.