Masih Punya Motivasi, Ahsan/Hendra Belum Berpikir untuk Pensiun

Kompas.com - 18/03/2019, 05:28 WIB
Pasangan ganda putra senior Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, saat menjalani sesi konferensi pers di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (17/3/2019). KOMPAS.COM/NUGYASA LAKSAMANAPasangan ganda putra senior Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, saat menjalani sesi konferensi pers di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (17/3/2019).

TANGERANG, KOMPAS.com - Pasangan ganda putra senior Indonesia, Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan, mengaku belum memikirkan rencana pensiun. Padahal, usia mereka tak muda lagi.

Pernyataan itu ditegaskan The Daddies, julukan Ahsan/Hendra, saat konferensi pers keberhasilan mereka menjuarai All England 2019, di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (17/3/2019) malam.

Baca juga: All England 2019 Jadi Hal Berkesan bagi Istri Ahsan dan Hendra

Ahsan/Hendra yang kini berstatus non-pelatnas merasa masih memiliki motivasi tinggi dan fisik prima untuk meraih prestasi lainnya.

"Masih banyak target kami ke depannya. Kami bersyukur juga bisa juara All England. Jadi kami belum kepikiran untuk gantung raket. Kami masih termotivasi," ujar Ahsan.

Hal senada juga diungkapkan Hendra. Menurut pria yang meraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 bersama Markis Kido itu, ajang Olimpiade Tokyo 2020 akan menjadi target utama.

"Kami akan coba dulu lolos ke Olimpiade. Memang tidak mudah. Namun, kami akan berusaha maksimal," ucap Hendra.

Sejak berpasangan pada tahun 2012, Ahsan/Hendra telah meraih berbagai prestasi bergengsi. Selain memenangi All England, mereka juga pernah dua kali menjadi juara dunia.

Ahsan/Hendra pun mengalami kenaikan peringkat ganda putra setelah juara All England 2019. Mereka kini berada di urutan keempat dunia.

Baca juga: Juara All England 2019, Ahsan/Hendra dan Pelatih Dapat Bonus dari Pemerintah

PP PBSI menyatakan bahwa mereka bisa mengirim dua wakil dari setiap sektor ke Olimpiade Tokyo 2020, asalkan memenuhi syarat-syarat tertentu.

Jika Indonesia ingin mengirimkan dua wakil sektor ganda, keduanya harus berada di posisi 8 besar dunia. Adapun sektor tunggal harus di peringkat 16 besar.

Perburuan poin dan peringkat untuk Olimpiade Tokyo 2020 akan dimulai dari tanggal 29 April 2019 hingga 26 April 2020.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X