Salah hingga Oezil Turut Berduka untuk Korban Teror di Selandia Baru

Kompas.com - 16/03/2019, 11:24 WIB
Warga Selandia Baru meletakkan bunga di sekitar masjid yang menjadi sasaran serangan teroris pada Jumat (15/3/2019). Setidaknya 49 orang tewas dan puluhan yang lain terluka akibat serangan ini. Terlihat salah satu pesan warga yang menyatakan bahwa seranga ini bukanlah wajah sesungguhnya dari Selandia Baru. AFP/TESSA BURROWS Warga Selandia Baru meletakkan bunga di sekitar masjid yang menjadi sasaran serangan teroris pada Jumat (15/3/2019). Setidaknya 49 orang tewas dan puluhan yang lain terluka akibat serangan ini. Terlihat salah satu pesan warga yang menyatakan bahwa seranga ini bukanlah wajah sesungguhnya dari Selandia Baru.

KOMPAS.com - Aksi teror di Selandia Baru menjadi perhatian dunia, termasuk para pemain bintang sepak bola.

Kalidou Koulibaly (Napoli), Franck Ribery (Bayern Muenchen), Mohamed Salah (Liverpool), hingga Mesut Oezil (Arsenal) adalah empat pesepak bola tersebut.

Keempatnya mengutuk aksi teror tersebut dan juga mendoakan korban yang sesama Muslim. Ucapan itu ditulis keempat pemain ini di akun Twitter pribadinya.

"Berita mengerikan dari Selandia Baru. Saya turut berbelasungkawa kepada keluarga korban tak berdosa yang kehilangan nyawa. Ini adalah kejahatan yang dilakukan oleh orang yang bukan manusia," kata Salah.

Baca juga: Khabib Nurmagomedov Kecam Aksi Penembakan di Masjid Selandia Baru

"Solidaritas dan doa saya untuk korban yang merupakan saudara Muslim saya di Selandia Baru," ucap Koulibaly.

"Sangat sedih melihat apa yang terjadi di Selandia Baru. Cinta saya untuk para korban dan keluarga yang terkena dampak," tulis Oezil.

"Tragedi yang sangat mengerikan. Doa saya untuk para korban dan orang-orang yang mereka cintai," ujar Oezil.

Baca juga: Man United Ucapkan Bela Sungkawa untuk Korban Penembakan di Selandia Baru

Aksi teror di Masjid Al Noor Christchurch ini terjadi pada Jumat (15/03/2019). Aksi tersebut dilakukan ketika masjid sedang menggelar ibadah shalat Jumat.

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, dalam konfrensi pers menyebut total 40 orang meninggal dunia akibat aksi tersebut.

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, aksi teror ini dilakukan oleh empat orang. Satu dari keempatnya sudah ditangkap petugas keamanan.

Satu pelaku itu adalah warga negara Australia berusia 28 tahun bernama Brenton Tarrant.



Close Ads X