Kompas.com - 15/03/2019, 20:00 WIB
Chris John menyatakan pensiun dari karier bertinjunya pada 19 Desember 2013. Pria bernama lengkap Yohannes Christian John itu mendapat julukan The Dragon atau Sang Naga. Chris John yang menganggap tinju adalah dunianya adalah petinju Indonesia keempat setelah Ellyas Pical, Nico Thomas, Muhammad Rachman yang menggapai sukses meraih juara internasional. Foto diambil pada Rabu (23/4/2014). Josephus PrimusChris John menyatakan pensiun dari karier bertinjunya pada 19 Desember 2013. Pria bernama lengkap Yohannes Christian John itu mendapat julukan The Dragon atau Sang Naga. Chris John yang menganggap tinju adalah dunianya adalah petinju Indonesia keempat setelah Ellyas Pical, Nico Thomas, Muhammad Rachman yang menggapai sukses meraih juara internasional. Foto diambil pada Rabu (23/4/2014).
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan juara dunia tinju, Chris John, mengaku teringat dengan pesan pelatihnya semasa masih aktif bertanding dulu, Craig Christian terkait mati surinya dunia tinju Indonesia saat ini.

Menurut Chris, Craig pernah berpesan agar dirinya tak melupakan nasib petinju Indonesia walau sudah pensiun. Pesan itulah yang diakui Chris selalu diingat olehnya.

"Dia orang Australia tapi dia sangat peduli sekali dengan kondisi dunia tinju kita. Saat saya pensiun, dia berpesan 'OK, kamu boleh pensiun. Tapi sebaiknya kamu memikirkan dan peduli dengan nasib petinju di Indonesia," kata Chris saat menghadiri konferensi pers Geisler AP, di Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Baca juga: Bawa Obor Asian Games 2018, Chris John Teringat Masa Lalu

Chris mengatakan dirinya sudah sempat bertemu dengan para petinju yang mengeluhkan mulai jarangnya pertandingan. Ia pun sudah menyampaikan keluhan itu kepada dua pengusaha yang sangat peduli dengan dunia tinju nasional, Francis Wanandi dan Sony Subrata.

Melalui yayasan yang didirikannya, Yayasan Chris John Indonesia, Chris bertekad ingin membina dan membantu para petinju nasional, termasuk Geisler AP.

Petinju asal Papua, Geisler AP (dua dari kiri) bersama mantan juara dunia tinju Chris John saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Jumat (15/3/2019).Kompas.com/Alsadad Rudi Petinju asal Papua, Geisler AP (dua dari kiri) bersama mantan juara dunia tinju Chris John saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Geisler adalah petinju asal Papua yang sedang berharap bantuan pemerintah agar bisa bertanding pada 30 Maret mendatang. Geisler direncanakan tampil dalam perebutan gelar WBC Asia Pasifik kelas welter ringan 63,5 kilogram menghadapi petinju Thailand, Thoedsak Sinam.

"Saya sudah mempunyai Yayasan Chris John Indonesia untuk membina petinju muda agar diarahkan ke jenjang yang lebih baik. Harapan saya tinju bisa bangkit lagi dan memunculkan juara dunia lagi yang membawa nama Indonesia," ucap Chris.

Baca juga: Chris John Jagokan Mayweather Jr dalam Duel Melawan McGregor

"Kenapa saya yakin, karena tinju potensinya baik. Dari mulai era Elyas Pical, saay sampai Daud Yordan, kita sudah punya tujuh juara dunia, itu bukan jumlah yang sedikit."

"Itu yang membuat saya yakin tinju bisa menorehkan prestasi dunia. Jadi kenapa tidak kita pupuk dan cetak juara dunia baru," pungkas pria asal Banjarnegara itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X