Tim Kriket Bangladesh Selamat dari Penembakan di Selandia Baru

Kompas.com - 15/03/2019, 16:20 WIB
Ketegangan terlihat di luar Masjid Al Noor, Kota Christchurch, Selandia Baru, menyusul insiden penembakan di masjid tersebut, Jumat (15/3/2019). Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, dalam keterangannya mengatakan, sedikitnya 40 orang tewas dan 20 lainnya luka parah dalam serangan teror tersebut.ANTARA FOTO/REUTERS/SNPA/MARTIN Ketegangan terlihat di luar Masjid Al Noor, Kota Christchurch, Selandia Baru, menyusul insiden penembakan di masjid tersebut, Jumat (15/3/2019). Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, dalam keterangannya mengatakan, sedikitnya 40 orang tewas dan 20 lainnya luka parah dalam serangan teror tersebut.

KOMPAS.com - Tim Kriket Bangladesh dilaporkan selamat dari peristiwa penembakan yang terjadi saat Salat Jumat terhadap dua masjid di Christchurch, Selandia Baru pada Jumat (15/3/2019).

Melalui akun Twitter, salah satu anggota skuad kriket Bangladesh, Tamim Iqbal Khan menyatakan ia dan rekan-rekannya selamat dari tragedi yang menewaskan sekitar 40 orang itu.

Tim kriket dari Bangladesh berhasil melarikan diri setelah mendengar bunyi tembakan dari dekat tempat mereka akan bertanding. Mereka berlindung di ruang ganti Hagley Oval sebelum dibawa ke hotel. 

Baca juga: Jokowi: Indonesia Duka Mendalam bagi Korban Penembakan di Selandia Baru

"Seluruh anggota tim selamat dari penembak aktif!! Pengalaman yang menakutkan. Tolong jaga kami dalam doa kalian #christchurchMosqueAttack," tulis Tamim.

Penembakan Christchurch dilakukan di Masjid Al Noor dan Linwood Islamic Center. Masing-masing jatuh korban jiwa sebanyak 30 dan 10 orang.

Para jemaah yang tengah melakukan ibadah Shalat Jumat diberondong senapan oleh sejumlah orang yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya secara detail.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X