Kompas.com - 15/03/2019, 16:04 WIB
Paul Scholes terkena bola saat siaran langsung Newcastle United vs Manchester United, Rabu (4/3/2015). Scholes sedang menjadi pengamat untuk BT Sport. MIRRORPaul Scholes terkena bola saat siaran langsung Newcastle United vs Manchester United, Rabu (4/3/2015). Scholes sedang menjadi pengamat untuk BT Sport.

KOMPAS.com - Kabar legenda Manchetster United, Paul Scholes, berhenti dari posisinya sebagai pelatih Oldham Athletic setelah 31 hari menggema keras di media Inggris.

Bagaimana tidak, kabar Paul Scholes kembali ke klub masa kecilnya tersebut menjadi kisah romantisme tambahan bagi para penggemar Manchester United yang gatal ingin melihat Scholes sukses di dunia kepelatihan seperti Ole Gunnar Solskjaer.

Sayang, semua itu berakhir dalam rentang sebulan lebih sedikit.

Dalam pernyataan resminya, Scholes berbicara soal janji yang diingkari petinggi klub kasta keempat sepak bola Inggris tersebut.

"Para fans, pemain-pemain, teman-teman, dan keluarga tahu betapa senang dan bangganya saya setelah ditunjuk klub," ujar Scholes seperti dikutip FourFourTwo.

Baca juga: Baru 31 Hari, Scholes Mundur dari Kursi Pelatih Oldham Athletic

"Namun, dalam periode singkat sejak menjalani peran ini, sayang sekali terlihat jelas bahwa saya tak bisa beroperasi seperti yang saya inginkan dan perkirakan sebelum mengambil pekerjaan," ujarnya lagi. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

BBC Sport melaporkan bahwa inti dari permasalahan adalah campur tangan pemilik Oldham, Adballah Lemsagam, ke urusan tim utama.

Media sama mengatakan bahwa Scholes menganggap ini sebagai pelanggaran ke area pribadinya.

Sepanjang kariernya, di mana ia hanya pernah dilatih oleh Sir Alex Ferguson di level klub, Scholes terbiasa melihat otoritas sang pelatih yang bisa melaksakan pekerjaannya tanpa  diganggu gugat.

Baca Juga: Bursa Transfer - Man United Siap Angkut Bek Barcelona ke Old Trafford

Berbeda dari pelatih-pelatih sebelumnya, Scholes punya pengalaman bermain di level tertinggi dan aman secara keuangan sehingga tak diam saja ketika keadaan mulai berjalan tidak seperti keinginannya.

Scholes pun menghadapi sang pemilik soal interupsi ini secara frontal. Tak jarang, kata-kata kasar dikeluarkan oleh mereka.

Hubungan kedua orang memburuk dengan cepat.

Padahal, Oldham Chronicle, media lokal kota di Greater Manchester, Inggris, tersebut, mengatakan bahwa Lemsagam ingin terus mendukung sang pelatih walau ia hanya memenangi satu dari tujuh laga bersama klub.

Satu-satunya kemenangan Oldham di bawah Scholes adalah hasil 4-1 kontra Yeovil Town pada laga perdana sang pelatih.

Baca Juga: Gareth Southgate Bicara soal Kans Menangani Manchester United

Bagi para fans, hasil-hasil di dalam lapangan seakan menjustifikasi anggapan ketidak mampuan Scholes memotivasi pemain yang berada di level jauh di bawah dia.

Namun, Lemsagam tetap ingin Scholes berubah pikiran pada awal pekan.

Ia tahu betapa penting punya pelatih sekelas Paul Scholes, setidaknya untuk profil diri dan klub yang ia punya.

Sayang, sang pemilik lalu membaca pernyataan resmi Scholes dan harapan itu sirna sudah.

Menjadi manajer Oldham adalah pekerjaan melatih pertama Paul Scholes setelah pensiun pada 2013.

Ia merupakan salah satu pemain kunci saat Manchester United merajai Liga Inggris di bawah asuhan Sir Alex Ferguson.

Ia bermain 718 kali di bawah pelatih legendaris itu dan mencetak 155 gol di semua kompetisi.

Koleksi gelarnya antara lain adalah dua titel Liga Champions dan 11 trofi Premier League.

Baca juga: Kompany Prediksi Liverpool Menangi Sisa Laga Liga Inggris

Pria berusia 44 tahun itu mengikuti jejak beberapa bintang jebolan akademi Manchester United era 1992 yang kurang berhasil sebagai pelatih.

Pertama adalah Gary Neville yang dipecat Valencia pada 2016 setelah melatih klub kurang dari 4 bulan.

Nicky Butt membawa tim U-23 Manchester United terdegradasi musim lalu.

Dua yang cukup berhasil adalah Phil Neville serta Ryan Giggs.

Phil Neville adalah asisten abangnya, Gary, di Valencia dan kini menukangi timnas wanita Inggris.

Ryan Giggs tengah bertugas sebagai pelatih kepala timnas Wales.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prediksi Line Up Juventus Vs Milan: Ibra-Giroud Absen, Rossoneri Masih Punya Rebic

Prediksi Line Up Juventus Vs Milan: Ibra-Giroud Absen, Rossoneri Masih Punya Rebic

Liga Italia
PS Sleman Vs Arema - 5 Pemain Dipanggil Timnas, Eduardo Almeida Dilema

PS Sleman Vs Arema - 5 Pemain Dipanggil Timnas, Eduardo Almeida Dilema

Liga Indonesia
Solskjaer Beri Penjelasan: Ronaldo Bukan Berlagak Jadi Pelatih, tetapi...

Solskjaer Beri Penjelasan: Ronaldo Bukan Berlagak Jadi Pelatih, tetapi...

Liga Champions
Hasil Lengkap UFC Vegas 37, Kuncian Anthony Smith Bikin Superman Tak Berkutik

Hasil Lengkap UFC Vegas 37, Kuncian Anthony Smith Bikin Superman Tak Berkutik

Sports
Ditahan Imbang 10 Pemain Bali United, Pelatih Persib Kecewa Berat

Ditahan Imbang 10 Pemain Bali United, Pelatih Persib Kecewa Berat

Liga Indonesia
Hasil Imbang Lawan Bali United Jadi Pelajaran Berharga untuk Persib

Hasil Imbang Lawan Bali United Jadi Pelajaran Berharga untuk Persib

Liga Indonesia
Link Live Streaming MotoGP San Marino: Kans Bagnaia Raih Kemenangan Beruntun

Link Live Streaming MotoGP San Marino: Kans Bagnaia Raih Kemenangan Beruntun

Motogp
Profil Eduardo Almeida, 'Jadian' dengan Arema FC pada Kesempatan Ketiga

Profil Eduardo Almeida, "Jadian" dengan Arema FC pada Kesempatan Ketiga

Sports
Posisi di Klasemen Bukan Jaminan, Milan Lebih 'Inferior' Dibanding Juventus

Posisi di Klasemen Bukan Jaminan, Milan Lebih "Inferior" Dibanding Juventus

Liga Italia
Jadwal Liga Spanyol: Real Madrid Jadi Tamu Valencia, Tersandung Hal Biasa

Jadwal Liga Spanyol: Real Madrid Jadi Tamu Valencia, Tersandung Hal Biasa

Liga Spanyol
AC Milan Krisis Pemain Jelang Lawan Juventus, Tomori Jadi Bek Kanan?

AC Milan Krisis Pemain Jelang Lawan Juventus, Tomori Jadi Bek Kanan?

Liga Italia
Sadio Mane, Mimpi Buruk Crystal Palace dan Kisah 100 Gol bagi Liverpool

Sadio Mane, Mimpi Buruk Crystal Palace dan Kisah 100 Gol bagi Liverpool

Sports
Wimbledon, Turnamen Tenis Tertua di Dunia

Wimbledon, Turnamen Tenis Tertua di Dunia

Sports
Jelang Debut Kandang bareng PSG, Lionel Messi Tenang dan Bahagia

Jelang Debut Kandang bareng PSG, Lionel Messi Tenang dan Bahagia

Liga Lain
Klasemen Liga Inggris 2021-2022

Klasemen Liga Inggris 2021-2022

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.