Inter Vs Eintracht Frankfurt, Spalletti Keluhkan Permainan Individu

Kompas.com - 15/03/2019, 07:42 WIB
Para pemain Eintracht Frankfurt merayakan gol yang dicetak Luka Jovic pada leg kedua babak 16 besar Liga Eropa UEFA melawan Inter Milana pada 14 Maret 2019 di Stadion San Siro.MIGUEL MEDINA/AFP Para pemain Eintracht Frankfurt merayakan gol yang dicetak Luka Jovic pada leg kedua babak 16 besar Liga Eropa UEFA melawan Inter Milana pada 14 Maret 2019 di Stadion San Siro.

KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, sangat menyesali kekalahan timnya dari wakil Jerman, Eintracht Frankfurt, pada leg kedua babak 16 besar Liga Europa di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (14/3/2019) atau Jumat dini hari WIB.

Berlaga pada laga kedua dengan mengantongi modal 0-0 di kandang lawan, Inter kalah 0-1 di hadapan pendukungnya sendiri karena gol tunggal Luka Jovic pada menit keenam.

Hasil itu membuat Inter gagal ke perempat final karena kalah agregat 0-1. 

Mengenai hasil itu, Spalletti sangat menyesalinya. Dia mengeluhkan permainan individu skuadnya daripada bekerja sebagai tim.

Baca juga: Inter Vs Eintracht Frankfurt, Spalletti Luapkan Kekecewaan

"Kami punya banyak waktu untuk menghadapi situasi dengan cerdas. Sebaliknya, kami langsung kacau, berusaha memaksa bola melalui gerakan individu daripada sebagai tim," ucap Spalletti dikutip dari Football Italia.

"Ada harapan yang tinggi, kami ingin menjadi tim pemenang segera, tetapi sangat sedikit peluang untuk itu. Yang harus kami lakukan adalah mencoba meraih hasil penting melalui keseimbangan, tetapi kami kehilangan keseimbangan," katanya.

Spalletti menilai, sebenarnya Inter memiliki modal bagus dengan bermain 0-0 pada laga pertama. Namun, sayang, timnya tak dapat memanfaatkan hal tersebut.

Baca juga: Hasil Lengkap Liga Europa, Inter Milan Gugur, Chelsea-Arsenal Lolos

"Orang-orang mengatakan hasil 0-0 pada leg pertama adalah hasil yang buruk, tetapi saya tidak melihat itu sama sekali," tuturnya.

"Kami memiliki kesempatan untuk mengendalikan permainan dan memberikan yang terbaik, dengan sabar. Namun, kami tidak melakukan itu," ucap Spalletti. 



Close Ads X