Capello Klaim Ronaldo Tidak Jenius seperti Messi

Kompas.com - 14/03/2019, 18:22 WIB
Salah satu ekspresi pelatih tim nasional Rusia, Fabio Capello, pada pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2016, antara timnya dan Austria, di Stadion Ernst Happel, Sabtu (15/11/2014), yang berakhir 1-0 untuk tuan rumah. AFP PHOTO / CHRISTIAN BRUNA Salah satu ekspresi pelatih tim nasional Rusia, Fabio Capello, pada pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2016, antara timnya dan Austria, di Stadion Ernst Happel, Sabtu (15/11/2014), yang berakhir 1-0 untuk tuan rumah.

KOMPAS.com - Fabio Capello mengklaim Cristiano Ronaldo bukan pemain yang jenius meskipun baru saja membawa Juventus melakukan comeback nan fantastis. Dia justru menyebut rival Ronaldo, Lionel Messi, sebagai satu dari tiga pemain jenius yang ada di planet ini.

Ronaldo tampil sangat impresif ketika Juventus menjamu Atletico Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, Selasa (12/3/2019) atau Rabu dini hari WIB. Mantan bintang Real Madrid ini membuat hat-trick alias trigol untuk membawa Juventus menang 3-0.

Baca Juga: Gara-gara Selebrasi, Ronaldo Terancam Absen pada Perempat Final Liga Champions

Alhasil, klub berjulukan Bianconeri ini lolos ke babak perempat final Liga Champions 2018-2019. Padahal, Juventus sempat dalam kondisi kritis lantaran kalah 0-2 di kandang Atletico pada leg pertama.

Namun, aksi Ronaldo itu belum meyakinkan Capello untuk memasukkan sang pemain dalam daftar pemain jenius. Mantan pelatih timnas Inggris tersebut mengatakan bahwa hanya Messi, Pele dan Diego Maradona yang disebutnya sebagai pemain jenius.

"Ronaldo pesepak bola yang luar biasa, tetapi Messi seorang yang jenius," ujar bekas bos Juventus ini kepada Sky Sport Italia.

Baca Juga: Maradona Anggap Cristiano Ronaldo Penyihir

"Ada tiga orang jenius dalam sepak bola: Pele, Maradona dan Messi. Ronaldo sangat kuat karena dia memungkinkan anda memenangi segalanya, tetapi Messi jenius dan hal lainnya."

"Saya bertemu Messi ketika dia berusia 16 tahun dan saya kagum. Dia melakukan hal yang sama seperti hari ini tetapi 20 tahun lebih muda karena dia terlahir sebagai orang yang jenius."

"Dia menciptakan hal-hal yang orang lain tidak lihat. Ronaldo menjadikan dirinya seorang juara tetapi tidak jenius."

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X