Kata Egy Maulana Seusai Latihan Perdana Bersama Timnas U-23 Indonesia

Kompas.com - 14/03/2019, 16:00 WIB
Pemain Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri (kanan) menggiring bola yang dihadang pemain Timnas Uni Emirat Arab Omar Ahmad Saleh (kiri) dalam penyisihan Grup A Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (24/10/2018). Indonesia berhasil melaju ke perempat final setelah menjadi runner up dengan menaklukkan Uni Emirat Arab 1-0.ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN Pemain Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri (kanan) menggiring bola yang dihadang pemain Timnas Uni Emirat Arab Omar Ahmad Saleh (kiri) dalam penyisihan Grup A Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (24/10/2018). Indonesia berhasil melaju ke perempat final setelah menjadi runner up dengan menaklukkan Uni Emirat Arab 1-0.

 

KOMPAS.com - Pemain Lechia Gdansk, Egy Maulana Vikri, mengaku akan berusaha cepat beradaptasi dengan timnas U-23 Indonesia. Hal tersebut disampaikan Egy seusai  mengikuti latihan perdana timnas U-23 di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Kamis.

Egy Maulana Vikri datang ke lapangan dengan ceria karena kehadirannya sangat ditunggu oleh pelatih Indra Sjafri. Meski baru bergabung, pemain asal Sumatera Utara itu langsung menjalani latihan sesuai dengan periodesasi program yang telah disiapkan.

Baca juga: Wawancara Eksklusif, Indra Sjafri Buka-bukaan Soal Keberhasilan Timnas Juarai Piala AFF U-22

Yang cukup mencolok saat Egy datang ke lapangan adalah warna kulitnya. Dia kelihatan lebih putih dibandingkan saat berada di Indonesia termasuk saat membela timnas sebelummya.

"(Di sana) musim dingin. Gak ada matahari," kata Egy sambil tertawa.

Saat di lapangan, Egy Maulana Vikri langsung berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya meski pemain berusia 18 tahun itu mengaku tetap butuh adaptasi dengan kondisi di Indonesia yang beberapa waktu ditinggalkan.

"Ini baru latihan pertama. Jadi harus cepat adaptasi seperti apa yang diinginkan oleh pelatih. Ya, tidak ada masalah sampai saat ini. Hanya lima menit pertama saja harus lakukan penyesuaian," kata Egy menambahkan.

Cepatnya proses adaptasi ini, menurut Egy, tidak lepas dengan apa yang dijalani selama ini. Selain sudah lama bergabung dengan pelatih Indra Sjafri, dirinya juga mendapatkan pelatihan khusus dari timnya sebelum bertolak menuju Jakarta.

"Di klub saya mendapatkan latihan tambahan yang disesuaikan dengan kebutuhan timnas. Yang bikin capek hanya lama naik pesawatnya aja," kata Egy dengan tersenyum.

Egy Maulana Vikri merupakan salah satu andalan pelatih Indra Sjafri. Meski bakal ada pencoretan pemain, mantan punggawa timnas U-19 peluang untuk bertahan cukup besar.

Saat ini, ada 30 pemain yang menjalani pemusatan latihan dan bakal diciutkan menjadi 23 pemain untuk dibawa ke kualifikasi Piala Asia U-23 di Vietnam.




Close Ads X