Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sejak Kalah dari Man United, Mbappe Jadi Susah Tidur

Kompas.com - 12/03/2019, 20:41 WIB
Alsadad Rudi,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

Sumber BBC

KOMPAS.com - Penyerang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe, mengaku jadi susah tidur sejak kekalahan timnya dari Manchester United pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions.

PSG kalah 1-3 dari Man United di kandang sendiri sehingga harus tersingkir dari Liga Champions. Padahal, PSG sudah punya modal kemenangan 2-0 pada leg pertama di kandang Man United, Februari lalu.

"Saya terdiam, tidak bisa berkata-kata. Saya tidak bisa tidur sejak laga itu dan mungkin hal yang sama dialami rekan-rekan yang lain," kata Mbappe kepada Telefoot.

"Kami sudah bekerja keras untuk mencapai titik ini, tapi sekarang kami tersingkir. Kami kecewa. Suporter sudah berada di belakang kami, atmosfer stadion begitu fantastis, tapi kami sendiri yang merusak pesta ini," lanjut pemuda berusia 20 tahun itu.

Baca juga: Bawa Pulang Zidane, Real Madrid Ingin Rekrut Neymar dan Mbappe

Kekalahan dari Man United membuat PSG untuk kesekian kalinya gagal merealisasikan ambisinya merajai Eropa. Dalam tiga musim terakhir, langkah mereka bahkan selalu terhenti pada babak 16 besar.

Padahal, gelontoran uang dari investor Qatar untuk membangun PSG menjadi tim elite sudah sangat banyak.

Namun Mbappe masih yakin dengan proyek besar PSG itu. Ia percaya tim yang dibelanya itu akan meraih kesuksesan di tingkat Eropa pada masa mendatang.

Karena itu, ia mengaku akan tetap berada di PSG. Ia menolak anggapan yang menghubungkan tersingkirnya PSG dengan hengkangnya dia ke klub lain.

Baca juga: Mbappe Tegaskan Tetap di PSG pada Musim Depan

"Eliminasi ini tidak ada kaitannya dengan masa depan saya. Saya akan tetap berada di sini musim depan," pungkas Mbappe.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber BBC
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com