Zidane Kembali karena Pemain Senior Madrid Tak Ingin Mourinho Datang

Kompas.com - 12/03/2019, 16:01 WIB
Resmi, Zidane Kembali Latih Real madridKOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Resmi, Zidane Kembali Latih Real madrid

KOMPAS.com - Mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon, berbicara soal Zinedine Zidane yang kembali menjadi bos di Santiago Bernabeu. Menurutnya, para pemain senior mendesak klub menunjuk Zidane karena mereka tak ingin Jose Mourinho yang datang.

Zidane ditunjuk menggantikan Santiago Solari yang dipecat pada Senin (11/3/2019). Itu artinya, legenda sepak bola Perancis itu kembali ke Madrid hanya setelah 10 bulan meletakkan jabatannya usai membawa klub meraih gelar ketiga secara beruntun dalam ajang Liga Champions.

Baca Juga: Zidane Datang, Solari Ditawari Jadi Direktur Akademi Real Madrid

Sebelum Zidane resmi menjadi pelatih baru Madrid, nama Mourinho sempat mengemuka. Hal tersebut mengundang reaksi dari beberapa pemain senior di ruang ganti Madrid, yang tak setuju Mourinho kembali melatih klub yang dia tinggalkan pada 2013.

Meskipun dia sukses membawa Madrid meraih gelar La Liga, Copa del Rey dan Piala Super Spanyol selama tiga musim di Bernabeu, gaya kepemimpinan Mourinho dinilai tak bagus. Sering terjadi gesekan dengan sejumlah pemain, termasuk Iker Casilas.

Fakta tersebut membuat Calderon, yang menjadi presiden Madrid antara 2006 dan 2009, merasa yakin para pemain senior mendesak manajemen memanggil kembali Zidane. Pasalnya, mantan playmaker Madrid ini selalu menghindari konflik.

"Saya pikir ini pilihan yang bagus. Pilihan lainnya adalah Mourinho. Saya pikir pada hari-hari terakhir, para pemimpin di ruang ganti mendesak untuk menolak kemungkinan itu. Dia meninggalkan banyak masalah di sini," ujar Calderon kepada Sky Sports.

Baca Juga: INFOGRAFIK: Zinedine Zidane Kembali Latih Real Madrid

"Dia sangat kontroversial ketika di sini, ada banyak masalah, fans terpecah belah. Tak diragukan lagi, dia pelatih yang bagus karena banyak trofi. Namun, itu masalahnya."

"Pasti banyak pemain senior di ruang ganti tidak menyukainya. Saya pikir, memanggil kembali Zidane merupakan keputusan penting dan berusaha meyakinkannya. Ini keberuntungan bagi Real Madrid. Ini pilihan yang bagus."

Memang, Zidane sudah memperlihatkan prestasi yang mentereng dalam masa baktinya bersama Los Blancos, julukan Madrid. Dia mempersembahkan sembilan trofi bergengsi, sebelum memutuskan mundur pada Mei tahun lalu lantaran tak setuju dengan kebijakan transfer presiden Florentino Perez.

Calderon tak memungkiri, Zidane membuat keputusan yang penuh risiko ketika kembali ke Bernabeu pada saat sekarang. Namun dia yakin Zidane bisa menduplikasi kesuksesannya.




Close Ads X