Piala Presiden 2019, Jafri Sastra Banyak Belajar dari Laga Sebelumnya

Kompas.com - 10/03/2019, 22:00 WIB
Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, pada saat jumpa pers setelah laga melawan Kalteng Putra di Stadion Moch Soebroto, Minggu (10/3/2019).HANIEF SYAFI AL UMAM/KOMPAS.COM Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, pada saat jumpa pers setelah laga melawan Kalteng Putra di Stadion Moch Soebroto, Minggu (10/3/2019).

MAGELANG, KOMPAS.com - Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, mengungkapkan bahwa dia dan timnya sudah belajar dari laga pertama babak penyisihan Grup C Piala Presiden 2019 sehingga meraih kemenangan pada laga kedua.

Pada laga yang digelar di Stadion Moch Soebroto, Minggu (10/3/2019), PSIS Semarang meraih kemenangan 1-0 atas Kalteng Putra. Heru Setiawan menjadi bintang setelah mencetak gol pada menit ke-90.

Baca Juga: Hasil Piala Presiden 2019, PSM Tersingkir dan PSIS Jaga Peluang

Jafri Sastra menganggap turnamen Piala Presiden ini menjadi sarana belajar timnya jelang hadapi kompetisi Liga 1 2019.

"Dua pertandingan sudah memberikan banyak pelajaran. Pemain terus belajar dalam Piala Presiden untuk mengatasi segala kekurangan tim yang harus segera dibenahi. Tapi hasil hari ini harus disyukuri terlebih dahulu," kata Jafri Sastra kepada wartawan.

"Kami senang belajar dan belajar untuk persiapan menghadapi Liga 2019," ujarnya.

Lebih lanjut, Jafri Sastra memuji performa pemainnya. Dia juga menjelaskan bahwa hasil tidak terlalu penting karena pasti akan ada catatan baik untuk tim maupun individu.

Baca Juga: Piala Presiden 2019, PSIS Masih Banyak Kekurangan

"Hasil sebenarnya tidak terlalu penting. Kalau tadi kami menang, kalah, atau seri pasti ada catatan-catatan penting untuk evaluasi tim maupun individu," ujarnya lagi.

Hasil itu membuat PSIS Semarang masih membuka peluang untuk bisa lolos ke babak selanjutnya. Pada laga terakhir, PSIS akan menghadapi PSM Makassar yang kini jadi juru kunci, Sabtu (16/3/2019).

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X