Alasan Putu Gede Kembali Tangani Perseru Serui

Kompas.com - 09/03/2019, 14:14 WIB
Pelatih Perseru Serui, I Putu Gede Dwi Santoso (kanan), dalam konferensi pers setelah kalah dari Arema FC di Stadion Gajayana, Kota Malang, Rabu (6/6/2018) malam. KOMPAS.com / Andi HartikPelatih Perseru Serui, I Putu Gede Dwi Santoso (kanan), dalam konferensi pers setelah kalah dari Arema FC di Stadion Gajayana, Kota Malang, Rabu (6/6/2018) malam.

KOMPAS.com – Usai sempat ‘berpisah’ sebelum kompetisi Liga 1 musim 2018 berakhir, Putu Gede akhirnya kembali menjabat sebagai arsitek Perseru Serui dalam gelaran Piala Presiden 2019.

Ada alasan dan cerita tersendiri dari Putu, terkait come back dirinya menjadi arsitek Perseru. Terlebih manajemen maupun pengurus Perseru hingga kini belum memberikan kejelasan sikap, terkait partisipasi mereka di kompetisi Liga 1 musim ini.

“Nyaur (melunasi) hutang, kan kemarin mundur nggak sampai kompetisi selesai,” ujar Putu saat dihubungi Kompas.com, Jumat (8/3/2019).

Baca juga: Wawancara Eksklusif, Indra Sjafri Buka-bukaan Soal Keberhasilan Timnas Juarai Piala AFF U-22

Ia lantas menjelaskan, ikatan dirinya bersama Perseru saat ini baru sebatas gelaran Piala Presiden 2019. Belum sampai kompetisi Liga 1 musim ini.

“Untuk Piala Presiden saja, nggak sampai ke sana (kompetisi). Sementara sampai Piala Presiden. Kalau ke depannya, saya serahkan kepada manajemen. Nanti seperti apa saya belum tahu, cuma setelah ini berakhir (Piala Presiden) saya tetap beri laporan kepada manajemen,” ucap dia.

Putu pun diberikan kepercayaan besar dalam mencari pemain, usai eksodus dari beberapa pemain pilar Perseru. Ia akhirnya mampu menemukan beberapa pemain yang menjadi skuad Perseru di Piala Presiden kali ini, usai menggelar seleksi selama tiga hari.

“Kami pilih dari seleksi selama tiga hari. Cukup mepet memang, sekali latihan terus berangkat ke Bandung. Ada yang kita undang (pemain), terus dia datang mengajak temannya. Ini kita lakukan, karena pemain yang tersisa (dari musim lalu) hanya tiga orang,” kata dia.

Baca juga: Wawancara Eksklusif Simon McMenemy, Cahaya Harapan Timnas Indonesia

Ia menjelaskan, pemain yang tersisa dari musim lalu adalah Hendra Mole (penjaga gawang), Delvin Rumbino, dan Joshua Merauje. Sementara yang lain, didapatkan Putu dari ajang seleksi yang dilakukan selama tiga hari sebelum Piala Presiden 2019 digelar.

Hanya di luar dugaan banyak pihak, skuad Perseru yang sempat melakukan persiapan terkesan ‘apa adanya’ jelang mengikuti turnamen pra-musim ini, justru sempat mengejutkan saat mampu unggul lebih dulu meski akhirnya kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya di partai pertama Grup A.

“Kini kembali kepada manajemen. Saya akan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada manajemen, karena kewenangan tim sepenuhnya ada di pihak manajemen,” tutur dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X