James Rodriguez, Kunci Kebangkitan Bayern Muenchen

Kompas.com - 09/03/2019, 11:50 WIB
James Rodriguez dan Javi Martinez merayakan gol pada laga Bayern Muenchen vs Hertha Berlin di Allianz Arena dalam lanjutan Liga Jerman, 23 Februari 2019. AFP/CHRISTOF STACHE James Rodriguez dan Javi Martinez merayakan gol pada laga Bayern Muenchen vs Hertha Berlin di Allianz Arena dalam lanjutan Liga Jerman, 23 Februari 2019.

MUENCHEN, KOMPAS.com - Tren positif Bayern Muenchen pada paruh kedua Bundesliga 1 - kasta teratas Liga Jerman - tak lepas dari kebangkitan James Rodriguez.

James Rodriguez dipercaya tampil dalam 7 pertandingan beruntun sebagai starter seusai sembuh dari cedera. Dalam periode tersebut, Bayern Muenchen menang lima kali serta hanya sekali kalah dan seri.

Satu-satunya kekalahan diderita Die Roten - julukan Bayern - dari Bayer Leverkusen pada pekan ke-20. Laga tersebut merupakan penampilan pertama James seusai sembuh dari cedera.

Selepas itu, Bayern tak terkalahkan dalam pertandingan Bundesliga 1, Liga Champions, maupun DFB Pokal. Hal tersebut juga berkat permainan James yang kian menyatu dengan tim.

Baca juga: Keranjang Sembako di Museum Bayern Muenchen

Bayern yang sempat tercecer jauh dari Borussia Dortmund kini mulai menyamai raihan poin sang pemuncak klasemen. Mereka juga sukses menahan Liverpool di Anfield pada laga pertama babak 16 besar Liga Champions.

Pemain asal Kolombia tersebut mengkreasi empat dari 9 gol timnya. Persentase umpan sukses dia pun mencapai 87,5 persen.

"Sudah saya katakan, James Rodriguez itu pemain istimewa," kata pelatih Niko Kovac seperti dikutip dari situs web Bundesliga, Jumat (8/3/2019).

Dalam meramu tim, Kovac biasanya memakai pola 4-3-3 atay 4-2-3-1. James selalu bisa beradaptasi dengan baik ketika ditempatkan di salah satu posisi gelandang dalam taktik pelatih asal Kroasia itu.

Musim ini, James telah bermain 20 kali. Dia 15 kali ditempatkan sebagai gelandang serang, sekali sebagai sayap kiri, serta masing-masing dua kali di pos sayap kanan dan gelandang tengah.

Posisi terbaik James adalah gelandang serang dengan ditopang Thiago Alcantara. Di posisi tersebut, dia mencetak satu gol dan mengkreasi lima gol bagi rekan-rekannya.

"Tim ini bisa kembali memegang kendali permainan setelah kembalinya James. Duet James dan Thiago merupakan pasangan yang sempurna," ucap Franz Beckenbauer, legenda Jerman sekaligus presiden kehormatan klub.

Pujian dari sang presiden kehormatan itu bisa saja menjadi "katebelece" bagi para petinggi klub untuk memermanenkan status James. Maklum, pemain 27 tahun itu statusnya adalah pinjaman dari Real Madrid.

Baca juga: James Rodriguez Beri Sinyal Ingin Kembali ke Real Madrid

"Jika pelatih menginginkan James untuk musim depan, kami akan membayar 42 juta euro klausulnya. Semua itu tergantung Kovac," tutur Presiden Bayern, Uli Hoeness, pada Februari lalu.

Saat ini, Bayern masih punya kesempatan untuk menjadi juara di tiga ajang berbeda, Liga Jerman, DFB Pokal, dan Liga Champions. James Rodriguez tentu akan menjadi bagian dari perjuangan Die Roten tersebut.

Andai Bayern bisa meraih gelar, terutama Liga Jerman atau Liga Champions, posisi Kovac sebagai pelatih bakal aman. Masa depan James di klub tersebut pun bisa lebih mudah diprediksi.

 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X