Manajemen Persib Masih Kaji Langkah Hukum soal Insiden Oknum Suporter Serang Radovic

Kompas.com - 08/03/2019, 16:41 WIB
Pelatih Persib Bandung Miljan Radovic saat ditemui wartawan dalam konferensi pers jelang laga kontra PS Tira-Persikabo, di Hotel Grand Mercure, Bandung, Jumat (1/3/2019). Persib.co.idPelatih Persib Bandung Miljan Radovic saat ditemui wartawan dalam konferensi pers jelang laga kontra PS Tira-Persikabo, di Hotel Grand Mercure, Bandung, Jumat (1/3/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Manajemen Persib Bandung tengah mengkaji langkah hukum terkait insiden penyerangan oknum suporter terhadap Pelatih Persib, Miljan Radovic, Kamis (7/3/2019).

Insiden ini terjadi setelah pertandingan Persib melawan Persebaya Surabaya dalam penyisihan grup Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat. Persib kalah 2-3 sehingga menutup peluangnya lolos.

Baca Juga: Persebaya Vs Persib, Djanur Sudah Kantongi Kekuatan Maung Bandung

"Untuk pelaporan kami belum tahu, masih kami kaji," ujar Media Officer Persib Bandung Irfan Suryadireja saat ditemui di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Jumat (8/3/2019).

Irfan menuturkan, ada dua pria yang sempat diamankan setelah berupaya memukul Radovic usai pertandingan.

"Memang ada gerakan terkesan mau memukul tapi dia (Radovic) mengelak, dan orangnya langsung ditangkap tapi tidak ditahan, ada dua insiden," ucapnya.

Irfan pun menyesalkan insiden itu. Menurutnya, sikap itu mencoreng nama baik bobotoh (sebutan suporter Persib).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca Juga: PS Tira-Persikabo Vs Perseru, Hasil Laga Buat Persib Bandung Kandas

"Yang jelas kami menyesalkan ada oknum yang mencoreng identitas bobotoh, itu bukan karakter bobotoh," tutur Irfan.

Menurut dia, insiden itu merupakan pertama dalam sejarah Persib di mana ada suporter berupaya menyerang pelatih secara fisik.

"Dalam sejarahnya iya, dulu-dulu gak ada. Kok bobotoh seperti ini. Dulu yang asli bobotoh di era perserikatan heran kok ada bobotoh seperti ini. Kalau protes normal ini mah anarkis. Itu hanya dua orang dari jutaan bobotoh yang merugikan nama bobotoh sendiri," ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.